Paslon Bupati Diberi Waktu 3 X 24 Jam Ajukan Gugatan ke MK

Suasana pleno rekapitulasi pemilu bupati dan wakil bupati mimika.

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika memberikan waktu 3 X 24 jam kepada enam  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang ingin mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait penetapan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilkada dimana calon petahana nomor urut 6 Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (Omtob)  meraih suara terbanyak.

Enam paslon tersebut  adalah pasangan nomor urut 1, Petrus Yenwarin – Alpius Edowai (Petraled), nomor urut 2, Roberthus Waraopea – Albert Bolang (RnB), nomor ururt 3 Wilhelmus Pigai – Athanasius Allo Rafra (Musa), nomor urut 5 Maria Florida Kotorok – Yustus Way (Marius) dan pasangan nomor urut 7 Philipus Wakerkwa – H.Basri (Philbas).

 “Waktu gugatan terhitung sejak dikeluarkan dan ditetapkannya Surat Keputusan (SK) KPU Mimika Nomor 26/PL.03.6-Kpt/9109/KPU-Kab/VII/2018 tentang Penetapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara dan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mimika tahun 2018,” kata Ketua KPU Mimika, Luis Rumakewi saat ditemui Salam Papua usai rapat pleno rekapitulasi  penghitungan hasil perolehan suara Paslon Bupati dan Wakil Bupati di Graha Eme Neme Yauware, Rabu (11/7).

Senada dengannya, Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua selaku Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Mimika, Tjipto Wibowo mengatakan, sesuai dengan UU No 10 Tahun 2016, paslon yang merasa keberatan dapat mengajukan gugatan kepada MK.

“Untuk Kabupaten Mimika, sesuai dengan jumlah penduduknya, selisih perolehan suara itu 1,5 persen untuk mengajukan gugatan ke MK,” ujar Tjipto saat ditemui wartawan disela-sela skorsing rapat pleno, Rabu (11/7) dini hari. 
Komisioner Bawaslu Papua selaku Panitia pengawas pemilu Mimika, Tjipto Wibowo. 
Meski selisih perolehan suara tidak mencapai 1,5 persen, Tjipto menambahkan, paslon tetap dapat mengajukan gugatan ke MK sesuai dengan UU Pilkada pasal 57. Hal itu lantaran MK tidak hanya memperhatikan hasil akhir perolehan suara, tetapi juga melihat proses dari awal hingga akhir tahapan.

“Meski tidak sampai 1,5 persen, sebelum ada peradilan khusus yang menangani sengketa Pemilu, maka MK dapat menerima gugatan paslon. Di pasal 57, itu memperbolehkan,” ujarnya.

Adapun total perolehan suara, diantaranya, paslon Petraled sebanyak 5.731 (3,13%), RnB sebanyak 16.033 (8,77%), Musa sebanyak 32.415 (17,73%), Ham sebanyak 53.943 (29,52%), Marius sebanyak 1.801 (0,98%), Omtob sebanyak 60.513 (33,11%), sementara Philbas sebanyak 12.287 (6,72 %) (Salma)

Tinggalkan Balasan