Pelaku Utama Pembunuhan di Kwamki Narama Sudah Diketahui Polisi

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.

SAPA (TIMIKA) - Polres Mimika sudah mengetahui dan masih terus memburu pelaku utama pembunuhan di Kwamki Narama berinisial TH, yang menewaskan Joni Wenda dan Todius Kogoya di Jalan Freeport Lama, Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama pada Senin (2/7) lalu.  Dugaan sementara, pelaku masih berada di Timika dan berpindah-pindah.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan,  pelaku utama yang diduga melakukan pembunuhan tersebut  yang berinisial TH masih terus di dalam pengejaran petugas kepolisian Polres Mimika.

“Pihak kepolisian masih melakukan pencarian dan pengejaran terhadap diduga pelaku.  Diduga kuat yang bersangkutan masih berada di Mimika.  Tapi informasi terakhir yang di dapat, pelaku  sudah berada di Kali Kabur, Tembagapura. Tempat tinggal pelaku berpindah-pindah,” kata Kapolres Mimika kepada wartawan Salam Papua di Polres Mimika, Rabu (11/7).

Dalam kejadian ini, Kapolres mengungkapkan, pihaknya telah mengamankan 22 orang yang diduga sebagai aktor pemicu yang membuat situasi di Kwamki Narama memanas pasca ditemukan 2 orang warga Kwamki Narama dalam keadaan meninggal dunia dengan luka di sekujur tubuhnya akibat benda tajam.

“Dari hasil pemeriksaan inilah, pelaku utama yang berinisial TH kita duga menjadi pelaku dalam kasus tersebut,” ungkap Kapolres.

Ketika ditanya menyangkut situasi di Kwamki Narama, Kapolres mengaku sampai saat ini situasi masih aman dan kondusif serta tidak ada penyerangan dari pihak manapun. Kepolisian meminta kepada masyarakat agar memberikan kepercayaan kepada Kepolisian untuk melakukan upaya penegakan hukum dalam kasus tersebut.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penegakan hukum terhadap pelaku. Karena itu, kami imbau kepada semua kelompok untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan, tetapi lebih menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Diberitanya sebelumnya pada Senin (2/7), ditemukan dua orang laki-laki tewas dalam kondisi mengenaskan di Jalan Freeport lama Kampung Olaroa, Distrik Kwamki Narama.

Kedua korban laki-laki tersebut diduga dibunuh. Pasalnya, terdapat sejumlah luka bacok serta anak panah yang masih menancap di tubuh korban. (Tomy)

Tinggalkan Balasan