Purnawirawan Andreas Anggaibak Dimakamkam Secara Militer

Almarhum Andreas Anggaibak

Wakapolres : Satu Putera Amungme Terbaik Yang Membanggakan
SAPA (TIMIKA) - Wakapolres Mimika,  Kompol  A. Korowa memimpin upacara penghormatan jenasah, almarhum Purnawirawan Aiptu Andreas Anggaibak di tempat peristirahatan terakhir, tepatnya di area Bandara Udara Moses Kilangin, Rabu (11/7).

Penghormatan terakhir ditandai dengan tembakan salvo ke udara, yang dilakukan oleh anggota Polres Kabupaten Mimika, sekaligus penyerahan bendera merah putih kepada keluarga almarhum.

Wakapolres A. Korowa dalam ucapan duka mengatakan, "Polres Mimika menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhum yang merupakan pendahulu kami dari Kepolisian, yang juga menempatkan wajah anak asli suku Amungme pertama yang menjadi polisi di tanah Amungme. Kepergian beliau diharapkan ada anak Amungme yang mau menjadi polisi, sebagai generasi penerus untuk mengabdi sebagaimana yang dibuat almarhum semasa hidupnya.”

Satu kebanggan bagi masyarakat Suku Amungme, karena selain menjadi polisi pertama dan setelah pensiun, almarhum menjadi Ketua DPRD pertama di Kabupaten Mimika. Ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat tujuh suku pada umumnya.

"Kami berdoa agar almarhum diterima Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai dengan apa yang telah diperbuat dan menjadi berkat untuk kami semua," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif LPMAK, Abraham Timang mengatakan, almarhum Andreas Anggaibak adalah tokoh masyarakat Amungme pada khususnya dan masyarakat Papua pada umumnya. Selain sebagai tokoh masyarakat, beliau juga sebagai tokoh agama. Dimana semasa hidupnya, beliau lebih banyak berbicara dan berkarya untuk kepentingan orang banyak. Sehingga apa yang telah dilakukan oleh almarhum harus dilanjutkan, terutama terkait pemekaran Provinsi Papua Tengah. Dimana beliau sebagai ketua pemekaran Provinsi Papua Tengah.

Melalui perjuangan almarhum, banyak program yang bersumber dari dana pengelolaan CSR PTFI yang dikelola LPMAK bisa dinikmati oleh masyarakat, khususnya tujuh suku.

Jabatan terakhir almarhum adalah Penasehat LPMAK. Selama ini dalam berkarya, almarhum selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, ini satu prinsip yang harus diikuti dan dipertahankan oleh generasi baru.

“Kepada keluarga yang ditingalkan, bicara soal kematian itu hak Maha Pencipta. Sehingga apa yang terjadi hari ini semua orang akan alami. Sehingga kita pasrahkan pada Tuhan, dan beliau dengan senang menghadap Bapa di Surga. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Abraham.

Sebelum dikebumikan, jenasah almarhum Purnawirawan Andreas Anggaibak disemayamkan di aula MPCC selama kurang lebih tiga hari. Selanjutnya jenasah almarhum diantarkan ke Gereja Katedral Tiga Raja untuk dilakukan Misa Requem atau misa Arwah. Usai dilakukan pemberkatan jenasah, keluarga, kerabat mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir di sekitar Bandara Udara Moses Kilangin Timika. (Maria Welerubun)

Tinggalkan Balasan