Resmi Beroperasi, PLN Akan Terangi 18 Kampung

PLN Jayapura for Cepos
PERESMIAN: Bupati Yalimo, Lakius Peyon, S.ST.Par., didampingi Wakil Bupati Erdi Dabi, S.Sos., dan  General Manager PLN WP2B Ari Dartomo meresmikan  pengoperasian listrik PLN di Elelim ibukota Kabupaten Yalimo, Kamis (5/7) lalu.

JAYAPURA-Guna melanjutkan program Papua Terang, managemen PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) telah melistriki Elelim ibu kota Kabupaten Yalimo. Setelah sebelumnya dilistriki oleh pemda, kini PLN turut andil dalam mengelola dan mengoperasikan listrik di Kabupaten Yalimo.

Pengoperasian listrik oleh PLN di Kabupaten Yalimo dilakukan oleh Bupati Yalimo, Lakius Peyon, S.ST.Par., didampingi Wakil Bupati Erdi Dabi, S.Sos., dan  General Manager PLN WP2B Ari Dartomo di Elelim, Kamis (5/7) lalu. Dengan diserahkannya pengoperasian listrik di Kabupaten Yalimo ini, maka PLN akan menerangi 18 kampung yang ada di Kabupaten Yalimo secara vertahap dan untuk tahap awal dilakukan di 5 kampung di Distrik Elelim.

Bupati Yalimo, Lakius Peyon, S.ST.Par., mengatakan dengan diserahkannya pengoperasian listrik ini, maka semua yang berkaitan dengan masalah kelistrikan di Kabupaten Yalimo menjadi tanggung jawab PLN.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bertanggung jawab. Sebab kelistrikan di Yalimo tidak lagi dikelola pemerintah daerah tetapi PLN. Dimana sekarang memakai sistem pulsa listrik dan apabila pulsa listriknya habis, maka listrik padam,” jelasnya di sela-sela peresmian pengoperasian listrik PLN, Kamis (5/7) lalu.

Secara terpisah, General Manager PLN WP2B Ari Dartomo mengatakan, untuk tahap awal, PLN melistriki 5 kampung yang tersebar di Distrik Elelim. Dengan adanya kerja sama ini pihaknya telah melistriki sebanyak 866 pelanggan.

“Kerja sama yang kami lakukan dengan Pemkab Yalimo yang sebelumnya telah melistriki Yalimo, adalah kami yang mengelola dan mengoperasikan mesin pembangkit diesel dengan kapasitas mesin 2×500 kW atau 1 MW, beban puncak yang ada di Distrik Elelim hingga saat ini kurang lebih 350 kW. sedangkan biaya angkutan BBM dari Wamena ke Yalimo masih menggunakan dana Pemda,” ungkap Ari kepada Cenderawasih Pos, Selasa (10/7) kemarin.

Terkait dengan harapan Bupati Yalimo agar PLN dapat membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) menggunakan sumber energi yang dimiliki Kabupaten Yalimo,  Ari mengaku akan mengkaji terlebih dahulu. Namun untuk saat ini pihaknya masih menggunakan PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel. (ana/siklen/nat)

Tinggalkan Balasan