Ditargetkan Masuk Rekor MURI

Denny/ Cepos 

REKOR MURI: Atraksi Lempar 1000 Sege yang ditampilkan pada FBLB Tahun 2017 dan berhasil masuk rekor MURI. Tahun ini Pernikahaan Massal secara Adat ditargetkan masuk rekor MURI. 

WAMENA-Setelah atraksi Lempar 1000 Sege yang ditampilkan pada Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-28 tahun 2017 tercatat dalam rekor MURI (Museum Rekor Dunia Indonesia), Pemkab Jayawijaya kembali membidik rekor MURI pada pelaksanaan FBLB ke-29 tahun ini.

Kegiatan FBLB yang akan didorong untuk masuk rekor MURI menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jayawijaya Alpius Wetipo, adalah nikah massal secara adat.

Untuk bisa tercatat dalam rekor MURI, pihaknya menargetkan nikah massal ini diikuti 100 pasangan dimana setiap pasangan yang mengikuti nikah massal nanti, diwajibkan mengenakan pakaian adat Jayawijaya.

“Nikah massal secara adat ini akan diikuti masyarakat dari 40 distrik dan tidak tertutup kemungkinan jumlah pasangan yang ikut dalam kegiatan ini akan bertambah,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (12/7).

Terkait pelaksanaan nikah massal secara adat ini, Alpius mengaku telah berkoordinsi dengan seluruh pemerintah distrik yang ada di Kabupaten Jayawijaya. “Jadi tidak tertutup kemungkinan masyarakat lain yang ingin ikut, kami persilakan dengan catat wajib menggunakan pakaian adat Jayawijaya,” tegasnya.(jo/nat)

Tinggalkan Balasan