Kepolisian Akan Tindak Penyebar Berita Hoax

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto.

SAPA (TIMIKA) –  Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto  mengatakan kepolisian siap menerima kritikan dan saran yang membangun. Namun jika memposting sesuatu di media sosial (medsos) yang menyebarkan fitnah, berita hoax dan  memprovokasi massa maka akan langsung ditindak, karena hal tersebut  diamanatkan  Undang-undang ITE nomor 11 tahun 2008.

Pasca pleno penetapan perolehan suara Pilkada Mimika pada Selasa hingga Rabu (10 – 11/7) pagi di Graha Eme Neme Yauware, terdapat cukup banyak pengguna akun di media sosial yang mengkritik sikap kepolisian.

“Kita lihat juga batasan-batasan dari postingan tersebut. Kalau sebatas memberikan kritik yang membangun kepada instansi kami, maka itu diterima dengan baik. Kalau sudah menyebarkan kebohongan dan memprovokasi massa, maka akan kami tindak tegas,”  kata Kapolres saat ditemui di Kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Mimika, Kamis (12/7).

Ia mengatakan, penggunaan medsos akan terus dikontrol selama 24 jam untuk menyisir pengguna akun yang menyebarkan isu yang meresahkan.

“Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat bahwa ini pesta demokrasi tidak boleh diwarnai oleh hal-hal yang memecah belah persatuan. Semuanya sudah selesai, kalau ada yang keberatan, silahkan menempuh upaya hukum ke MK,” katanya.  (Acik)

Tinggalkan Balasan