28 Juli 2018, Terjadi Gerhana Bulan

JAYAPURA (PT) – Kepala Balai BMKG Wilayah V Jayapura, Petrus Demon Sili menjelaskan, diperkiran pada Sabtu (28/7/2018) bakal terjadi gerhana bulan dan gerhana bulan yang terjadi kali ini berbeda dengan Blood Moon.

Artinya, kata dia bahwa ketika sinar matahari yang akan menembus ke permukaan bulan dihalangi oleh bumi dan fenomena kali ini adalah posisi bulan yang terjauh dari bumi jaraknya.

“Kalau yang kemarin blood moon, posisi bulan yang terdekat dengan bumi, sehingga kita melihat bahwa bulan itu besar,” katanya.

Petrus menambahkan, pada tanggal 28 Juli, akan dilakukan pengamatan gerhana bulan total di Roof Top Hotel Frontone Jayapura.

“Diperkirakan tanggal 28 Juli 2018 akan ada gerhana bulan total mulai jam 02.00 dini hari puncaknya adalah kurang lebih jam 04.30 WIT. Jadi durasi sebetulnya karena jarak terjauh 6 jam 13 menit artinya sentuhan awal piringan bulan itu sampai dengan berakhirnya. Akan pisah dari sentuhan bumi dengan bumi itu kurang lebih 6 jam 13 menit cukup lama memang,” terangnya.

Dikatakan, gerhana bulan terjadi diperkiraan beberapa tahun yang akan datang tapi memang dihitung itu tidak ada periode yang pas.

Seperti gerhana matahari total (GMT) 150 tahun yang akan datang berapa tahun yang akan datang.

“Jadi karena dia melintasi di titik yang sama itu tidak secara periodik atau berkala bawah ini 10 tahun lagi akan terjadi artinya 20 tahun lagi akan terjadi dan seterusnya tidak bahkan fenomena ini sangat dipengaruhi beberapa faktor yang bisa itu terjadi gerhana bulan bumi dan matahari,” ucapnya.

Ditambahkannya, secara umum di seluruh Indonesia dimulai wilayah Barat wilayah tengah dan wilayah timur.

Untuk wilayah timur mulai dari Maluku ke arah Papua terjadi agak pendek sedikit di gerhana bulan totalnya dibandingkan dengan wilayah tengah,

“Karena wilayah Tengah lebih-lebih full, dikarenakan posisi bulan dengan matahari adalah posisinya sangat simetris. Jadi bumi ada di tengah bulan ada di ujung kemudian matahari di ujung jadi ketika bayang-bayang bumi mengalami bayang-bayang bulan ini yang terjadi gerhana bulan,” tandasnya. (ai/dm)

Tinggalkan Balasan