Pelaku Cabul Bocah Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara


Bb Pencabulan.
SAPA (TIMIKA) - Tersangka pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial MT(19) dikenai pasal 82 ayat 1 tahun 2014 tentang Undang-Undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Ini merupakan kasus yang saat ini marak di Timika. Kami selaku aparat penegak hukum akan menindaklanjuti perintah Kapolres bahwa tidak ada ampun bagi pelaku kejahatan seperti ini," kata Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta Pratama saat menggelar Press Realease di kantor Pelayanan Polres Mimima, Rabu (1/8).

Ia mengatakan, pihaknya juga telah mengamankan barang bukti diantaranya, satu celana panjang milik korban, satu buah celana dalam berwarna coklat, dan satu buah kunci rumah yang digunakan tersangka MT melakukan aksinya.

"Saat ini kami masih mendalami terkait apakah tersangka ini ada keterlibatan dengan kasus-kasus lain. Saat ini kondisi korban masih trauma sehingga belum bisa kita mintai keterangan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, korban berinisial YS yang masih berusia 5 tahun dicabuli oleh pelaku berinisial MT (19) di Jalan Perintis Dalam, Minggu (29/7) sekira Pukul 16.30 wit. Aparat kepolisian yang mendengar informasi dari warga langsung tiba di lokasi kejadian dan mengamankan pelaku.

Diketahui, tersangka MT yang merupakan tetangga dari korban menggunakan modus merayu korban dengan menggunakan uang Rp 100 ribu, dan mengajak korban untuk makan. Namun ajakan tersebut ditolak korban sehingga pelaku memaksa korban untuk dibawa menuju rumah pelaku.

“Pelaku kemudian memaksa korban masuk ke dalam kamar dan kemudian pelaku mencabuli korban,” kata Kasat Reskrim.

Ia menjelaskan, setelah melakukan aksi bejatnya, pelaku kemudian ditangkap oleh warga yang merupakan keluarga dari korban. Setelah sempat diamankan oleh massa yang geram, akhirnya pelaku diserahkan ke kepolisian untuk diproses secara hukum.

Sementara terkait dengan pelaku pemerkosaan terhadap tiga anak dibawah umur lainnya yang terjadi beberapa waktu lalu, Kapolres mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku dan dalam waktu dekat akan dilakukan penangkapan.

“Total yang kemarin terjadi ada empat korban, dan yang satu baru saja terjadi pelakunya sudah langsung diamankan. Untuk pelaku lainnya dalam waktu dekat akan kita lakukan penangkapan,” ujarnya. (Tomy)

Tinggalkan Balasan