Pansel KPU Harus Hasilkan Komisioner yang Kredibel

Yosep Temorubun.(Foto-Dok)

SAPA (TIMIKA) – Praktisi hukum di Kabupaten Mimika Yosep Temorubun menilai pemberhentian tetap terhadap empat komisoner KPU Kabupaten Mimika oleh DKPP menunjukkan dalam proses penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018, kredibilitas dan integritas para komisioner tersebut tidak dipercaya oleh public. Karena itu, kedepan Pansel harus benar-benar melakukan seleksi agar terpilih komisioner KPU Mimika yang memiliki leadhership, integritas dan kredibilitas.

“Dan memiliki rekam jejak yang baik di publik sehingga dalam pengambilan keputusan tidak berdampak buruk terharap kinerja KPU selaku penyelenggara. Memasuki tahun politik 2019 dengan tingkat eskalasi tingkat tinggi dengan berbagai macam kepentingan politik maka Komisoner KPU Mimika harus benar-benar orang yang memiliki integritas baik dan semua keputusan mengacu pada aturan dan norma hukum,” ujarnya kepada Salam Papua melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (14/9).

 Ia mengatakan, proses perekrutan yang ketat harus dilakukan untuk mencegah kepempinan yang buruk, khususnya di Kabupaten Mimika yang dinilai daerah rawan konflik tertinggi di Indonesia.

“Sebenarnya Lembaga KPU Kabupaten Mimika tidak bermasalah tapi manusia yang memimpin KPU Kabupaten Mimika yang bermasalah dan akhirnya mencederai lembaga KPU. Kesalahan awal ada pada Pansel yang tidak melakukan rekam jejak terhadap calon komisioner, akhirnya apa yang terjadi saat ini DKPP memberhentikan tidak hormat, berarti pelanggaran yang dilakukan sudah di luar batas,” kata Yosep. (Salma)

Tinggalkan Balasan