Pedagang Diminta Berjualan di Pasar yang Disediakan Pemerintah

SENTANI- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., meminta kepada para pedagang yang sampai saat ini masih ada yang jualan di pinggir-pinggir jalan untuk segera berjualan di pasar-pasar tradisional yang telah disediakan Pemkab Jayapura.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE., M.Si., menyampaikan bahwa dirinya sudah mengecek hasil penertiban pedagang yang dilakukan OPD terkait ke pasar-pasar yang telah disediakan oleh Pemkab Jayapura yaitu Pasar Pharaa Sentani dan Pasar Doyo Baru.

“Tempat orang jualan pemerintah sudah menyediakan, seperti Pasar Pharaa dan Pasar Doyo Baru. Oleh karena itu, seluruh masyarakat kita minta punya kesadaran untuk menggunakan tempat pasar yang telah disediakan dan bukan di luar, apalagi di pinggir jalan raya, karena menganggu lalu lintas” ungkapnya kepada wartawan, minggu lalu.

Menurut Mathius, kesadaran dari masyarakat, terutama para pedagang sangat penting, sehingga masyarakat tidak memaksa untuk berjualan seenaknya di tempat-tempat, terutama di pinggir jalan yang selama ini dapat mengganggu orang lain yang berkendaraan di jalan raya. “Jadi kita semua harus bertanggung jawab untuk mendengar bagaimana pemerintah mengatur pelayanan-pelayanan publik yang ada di Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Mathius melihat kurang lebih 70 persen pedagang yang berjualan di pinggir jalan ini pagi hari berjualan di Pasar Pharaa dan sore hari pindah lagi untuk berjualan di pasar-pasar kaget di pinggir jalan. Oleh karena itu, hal ini harus ditertibkan, karena mengganggu ketertiban umum.

“Jadi kita sudah bicara juga dengan Forkopimda untuk terus bersama-sama melakukan penertiban, baik dari Satpol PP yang dibackup Polri dan TNI, karena pelayanan publik untuk ketertiban umum ini menjadi tanggung jawab semua kita. Kalau kelompok-kelompok yang memaksa kehendak, mungkin dia tidak cocok berada di kabupaten ini, karena ini kita sudah sepakat untuk tertib,” pungkasnya. (bet/nat)

Tinggalkan Balasan