Hambat Pekerjaan, Jalan Wamena—Jayapura Ditutup Sementara

Kondisi jalan dari Jembatan Meteor menuju Kali Wara Kabupaten Yalimo yang dipadati kendaraan. Dinilai hambat pekerjaan, jalan tersebut ditutup sementara.

WAMENA—Banyaknya kendaraan yang mulai melintasi jalur trans Papua Wamena-Jayapura akhir —akhir ini membuat pengerjaan jalan tersebut terhambat. Hal ini membuat Polres Jayawijaya yang membawahi Kabupaten Yalimo mengambil langkah tegas untuk menutup jalan itu sementara waktu hingga pekerjaan di sana tuntas.

Kapolres Jayawijaya AKBP. Jan Bernard Reba saat dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya menutup sementara jalan itu karena menghambat pekerjaan di sana.

Diungkapkan, Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jayawijaya menyurati Polres Jayawijaya sehingga kepolisian mengambil langkah tegas untuk menutup jalan itu.

PJN Wilayah IV Jayawijaya menyurati kami untuk meminta menutup jalan itu karena sangat mengganggu aktivitas pekerjaan yang berlangsung, apabila tidak ditutup maka pekerjaan jalan ini akan mengalami keterlambatan,katanya kepada Cenderawasih Pos saat ditemui di ruang kerjanya,Selasa (9/10).

Kapolres memastikan, dalam minggu ini kepolisian akan menutup total jalan tersebut, karena sebelumnya telah mengimbau kepada masyarakat, baik yang dari Wamena ke Jayapura atau Jayapura ke Wamena, namun masih saja dilewati sehingga langkah tegas ini akan segera diambil.

Penutupan jalan ini dimulai dari Elelim, tidak boleh lagi ada kendaraan yang masuk sampai ke Kali Wara, cukup sampai di ibu kota Kabupaten Yalimo, kemudian dari Benawa itu ada jalur akhir dari ke Kali Wara juga akan ditutup karena di Benawa masih masuk wilayah Polres Jayawijaya, Kapolres yang mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Keerom agar jalan dari Senggi ke Jembatan Meteor juga ditutup sementara waktu.

Saya sudah koordinasi dengan Kapolres Keerom untuk membantu kami menutup jalan yang paling akhir di mana berbatasan dengan Jembatan Meteor yang sudah masuk ke Kabupaten Yalimo, hal ini untuk menindaklanjuti permintaan dari PJN IV untuk menyelesaikan pekerjaan di sana,jelas Reba.

Dari hasil pantauan Polres Jayawijaya, kata Jan Reba, sejak awal Agustus lalu, arus kendaraan mulai memadati jalur trans Papua dari Jayapura ke Wamena, padahal jalan ini belum selesai dan masih dalam tahapan pembangunan kecuali dari Kabupaten Keerom yakni Distrik Senggi sampai di Jembatan Meteor yang sudah diaspal.

Untuk jalur Benawa masuk ke Kali Wara, selanjutnya ke Elelim dan
Elelim ke Abenaho itu masih rusak, namun karena banyaknya kebutuhan dari masyarakat dan mahalnya arus transportasi barang dengan menggunakan penerbangan sehingga banyak yang memilih mengangkut barang dengan jalan darat ini,katanya.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah IV Jayawijaya, Togap Harianto Manik saat dihubungi Cenderawasih Pos via selulernya mengakui, jika banyak kendaraan yang melewati jalan yang masih dalam tahapan pembangunan ini, mengakibatkan pekerjaan terhambat.

Dengan banyaknya kendaraan yang lewat tentu sangat menghambat pekerjaan yang sementara ini kami kejar penyelesaiaannya, kami sudah mengimbau agar tidak lagi melewati jalan ini dulu, saya intruksikan kepada operator alat berat di sana, kalau ada kendaraan yang terperosok dalam lumpur, jangan dibantu tarik,kesalnya
melalui pesan singkatnya.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan