Hari ini, FPHS Tsingwarop Audiens Dengan Kedubes AS

Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Tsinga, Waa-Banti, Aroanop (Tsingwarop).(Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) –Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) Tsinga, Wa-Banti, Aroanop (Tsingwarop) hari ini, Jumat (12/10) melakukan audiensi dengan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Jakarta terkait kepemilikan hak ulayat.

“Kami dikirimi e-mail untuk melakukan audiensi dengan Kedubes AS, besok (Hari ini – red). Aspirasi yang disampaikan merupakan tuntutan dan keinginan dari masyarakat pemilik hak sulung setelah 51 tahun kami tidak menerima hak dengan baik,” ujar Sekretaris I FPHS Tsiwarop, Yohanis Songgonao kepada  wartawan di bilangan Jalan Cenderawasih, Kamis (11/10).

Ia mengatakan, audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari perjuangan para pemilik hak ulayat agar mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat dan PT Freeport Indonesia (PT FI), untuk masa depan generasi Amungme.

“Dengan undangan ini, maka bisa dikatakan bahwa ini sudah menjadi agenda AS. Karenanya, mari kita bersatu dibawah payung FPHS. Karena kita berbicara masalah harga diri masyarakat pemilik hak ulayat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua FPHS, Yafet B Manga mengatakan, sesuai dengan arahan Ketua DPRD beberapa hari lalu untuk tidak adanya dualisme, pihaknya kemudian melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat.

“Kalau ingin mendapatkan perhatian dari pemerintah dan Freeport, maka harus menjadi satu kesatuan. Dan perjuangan FPHS ini tidak hanya sekedar kata-kata tetapi juga tindakan.,” ujarnya.  (Salma)

Tinggalkan Balasan