Tanpa Surat-surat, 56 Motor  Diamankan

Kabag OPS Polres Jayapura, AKP Roberth Hitipeuw, saat memberikan arahan kepada salah satu pengendara yang merupakan anak sekolah  di sela-sela operasi Zebra Matoa di Lampu Merah Bandara Sentani, Kamis (8/11). (FOTO : Yewen/Cepos)

SENTANI-Puluhan pengendara  motor kembali terjaring dalam operasi Zebra Matoa di Kabupaten Jayapura, Kamis, (8/11). Operasi ini dipimpin langsung oleh Kabag OPS Polres Jayapura, AKP Roberth Hitipeuw, didampingi para Kasat, Kasubag dan Kanit dengan melibatkan 40 personel.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Dean Mackbon melalui Kabag OPS Polres Jayapura, AKP Roberth Hitipeuw mengatakan, pihaknya melaksanakan kegiatan cipta kondisi sekaligus menekan angka atau jumlah kasus Curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polres Jayapura.

  Dari hasil cipta kondisi ini, pihaknya berhasil mengamankan puluhan motor tanpa surat-surat maupun pengendara yan tidak tertib berlalu lintas di jalan raya, seperti tidak memakai helm, kaca spion, melawan arus dan lain sebagainya.

“Ada kurang lebih 56 motor yang kita amankan saat melakukan operasi Zebra Matoa  di Lampu Merah Pasar Lama Sentani. Dari 56 motor ini ada sekitar 14 motor yang sudah dibawa oleh pemiliknya dengan menunjukkan surat-surat seperti STNK dan BPKB,” jelasnya, Kamis (8/11).

Sementara untuk sisanya masih diamankan di Mapolres Jayapura, sambil menunggu pemiliknya membawa surat-surat kendaraannya.

Roberth berharap, dengan adanya operasi , maka kedepan akan dapat menekan dan mengurangi angka pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kabupaten Jayapura, khususnya di wilayah Sentani. Selain itu, dapat meningkatan kesadaran masyarakat untuk selalu membawa surat-surat kendaraan dan melengkapi dirinya dengan memakai helm dan lainnya.

“Kami harapkan angka kasus Curanmor semakin menurun dan para pengguna jalan raya semakin sadar untuk tertib berlalu lintas dan selalu melengkapi kendaraannya seperti SIM, STNK dan BPKB,” pungkasnya. (bet/tho)

Tinggalkan Balasan