Persakmi Dogiyai Ajak Tingkatkan Pola Hidup Sehat

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com — Pola hidup sehat sangat penting bagi setiap orang, sehingga pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 di Kabupaten Dogiyai, Senin (12/11/2018), semua komponen diajak untuk terus meningkatkan perilaku hidup sehat mulai dari diri sendiri.

“HKN ke-54 ini sebagai momentum yang baik untuk mengingatkan kita bahwa derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya akan terwujud bila semua komponen stakeholder, LSM, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh komponen masyarakat berperan serta dalam upaya kesehatan dengan memprioritaskan promotif dan preventif tanpa mengabaikan kuratif dan rehabilitatif,” kata ketua Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kabupaten Dogiyai, Kristianus Tebai, melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi suarapapua.com.

Dijelaskan, tema pada peringatan HKN tahun 2018 adalah “Aku Cinta Sehat” dan sub tema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”, sejalan dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang menekankan pada kesadaran tiap individu untuk meningkatkan berperilaku hidup sehat.

“Mengubah pola hidup ke arah promotif dan preventif dengan menekankan pada perilaku hidup sehat yang dimulai dari diri sendiri merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup sehat,” jelasnya.

Tebai mengatakan, mengingat pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif secara terus menerus seluruh komponen baik daerah, sektor non-pemerintah, dan masyarakat.

“Untuk itu, perlu adanya sebuah gerakan moral mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat. Namanya Germas. Untuk melakukan Germas, tidak harus membutuhkan biaya yang besar, dilakukan dengan cara yang sederhana yaitu melakukan aktifitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban,” ungkapnya.

Mengingat pentingnya Germas dalam meningkatkan kesadaran masyarakat berperilaku hidup sehat, maka Presiden RI mengeluarkan Inpres Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat. Instruksi presiden ini wajib diprakarsai oleh setiap pemerintah daerah sebagai program fital meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di setiap daerah.

Menurut Tebai, keuntungan yang akan didapatkan dari penerapan program Germas adalah paling tidak masyarakat sadar akan hidup sehat dengan menjalani hidup yang lebih sehat. Akan terlihat peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan peningkatan produktivitas seseorang serta hal lain yang akan diperoleh selain gaya hidup sehat adalah lingkungan yang bersih, sehat dan berkurangnya resiko membuang lebih banyak uang untuk biaya berobat ketika sakit.

Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumupa, menyambut baik kegiatan tersebut. Baginya, hal ini sangat penting, sehingga masyarakat dihimbau agar selalu budayakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dan perilaku hidup sehat itu harus dimulai dari diri sendiri.

“Hidup sehat itu sangat penting. Mencegah lebih baik dari mengobati. Jangan sampai sudah sakit baru mulai terasa dan berobat dengan memakan biaya besar untuk proses penyembuhan,” ucapnya saat memimpin langsung acara peringatan HKN ke-54 di Moanemani, Senin (12/11/2018).

Rangkaian peringatan HKN di Kabupaten Dogiyai diisi dengan kegiatan apel gabungan, penyerahan Surat Keputusan Bupati mengenai operasional beberapa Puskesmas, penyerahan sebuah speedboat untuk kendaraan operasional Puskesmas Puweta, penarikan dan pelepasan tenaga Relawan Kaki Telanjang, pencanangan lokasi bebas rokok, senam sehat, dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para ASN Kabupaten Dogiyai.

Pewarta: Mary Monireng

Tinggalkan Balasan