Ini Alasan Kadinsos Paniai Belum Salurkan Dana Pendidikan

PANIAI, SUARAPAPUA.com — Kepala Dinas Sosial Paniai, Jenggo Pigome secara terbuka menyampaikan bahwa dana tugas akhir dan pemondokan bagi mahasiswa belum disalurkan karena mengalami beberapa kendala.

Hal itu disampaikan Kadis Sosial di halaman Kantor Bupati Paniai yang disaksikan mahasiswa Paniai se-Indonesia, Selasa (13/11/2018).

Ia menyebut, ada tiga kendala yang dialami pihaknya. Pertama akibat terjadi dualisme kepemimpinan Kepala Dinas Sosial versi mantan Bupati Paniai Hengki Kayame dan Wakil Bupati Paniai, Yohanes You.

“Sehingga berkas yang sudah kami siapkan untuk cairkan anggaran, kami tinggalkan dan serahkan kepada kepala dinas baru yang dilantik Wakil Bupati You. kedua bertabrakan dengan agenda Pilkada Paniai,” kata dia menanggapi tuntutan mahasiswa Paniai dihadapan sejumlah pejabat yang turut hadir dalam aksi tersebut.

“Setelah dualisme kepemimpinan lewat, saya kembali pimpin Dinas Sosial. Tapi kami kembali alami kendala karena bertabrakan dengan agenda Pilkada Paniai. Lalu ada juga beberapa mahasiswa hubungi dan minta saya supaya cairkan dana setelah Pilkada,” jelasnya.

Alasan ketiga katanya, berkaitan dengan data mahasiswa. “Kami lihat semua belum lengkap – ini juga menjadi masalah bagi kami untuk itu saya minta adik-adik siapkan data mahasiswa cepat supaya kami bisa proses cepat juga.”

Namun demikian, pihak mahasiswa menganggap alasan itu tidak masuk diakal.

“Alasannya lucu sekali – tidak masuk diakal, karena dari data yang sudah kami himpun, dana itu dari kas keuangan daerah Paniai dikirim ke kas bendahara Dinas Sosial tanggal 26 Januari 2018. Selang tiga hari kemudian, tanggal 29 ada penarikan oleh bendahara pengeluaran Dinas Sosial. Bukti rekening korannya ada. Terus kenapa dari tanggal 29 JanuariĀ  sampai sekarang bulan November belum disalurkan. Ini aneh!” kata Frans Nawipa, penanggungjawab aksi, membalas pernyataan Kadinsos.

Ia juga menyatakan, bahwa data mahasiswa yang dipersoalkan sudah diserahkan sejak lama, sehingga tiga alasan yang disampaikan Kadinsos itu tidak masuk diakal.

“Oleh sebab itu, kami minta supaya hari ini dana tersebut harus diberikan ke kami,” tegasnya.

Kendati dipaksa, Jenggo tetap pada prinsipnya bahwa dana tersebut tidak bisa dicairkan saat ini.

“Dana benar ada sama kami, tapi kalau salurkan sekarang tidak bisa. Tolong kasih kami waktu sampai tanggal 22. Itu paling lambat,” katanya.

Akhirnya melalui surat pernyataan sikap bersama antara mahasiswa, Kadinsos dan Pj. Sekda Paniai yang disaksikan pihak Kepolisian Paniai bersepakat supaya dana tersebut dicairkan pada tanggal 20 November 2018.

Pewarta: Stevanus Yogi

Editor: Elisa Sekenyap

Tinggalkan Balasan