Izin Operasi Dicabut, Lokasi Galian C di Kali Wanagon Sepi

Lokasi pengerukan materila pasir di Kali Wanagon yang tampak sepi. (Foto-Acik)

SAPA (TIMIKA) -  Lokasi galian C atau pengerukan material pasir yang terletak di Kali Wanagon, Kelurahan Wanagon yang terletak diwilayah di SP 2 tampak sepi dengan aktivitas pengerukan seperti sebelumnya. Hal itu setelah izin pengoperasian pengusaha galian C tersebut resmi dicabut berdasarkan surat dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Papua Nomor 141/OP-Batuan/DPMPTSP/2018.

Dari pantauan Salam Papua di lokasi yang biasanya ramai dengan bisingan alat berat pengeruk pasir, berubah tampak lengang. Sebab, setelah mendapatkan surat perintah pencabutan izin dari DPMPTSP Papua yang disampaikan melalui Dinas Polisi Pamong Praja (Dispol PP) Mimika itu, mulai tanggal 2 Desember CV Delapan Bersaudara dan CV Melendik tidak dizinkan lagi melakukan pengoperasian dan menarik semua alat berat juga pekerjanya.

“Sekarang sudah tidak ada lagi alat berat yang menggusur. Mungkin mereka sudah libur. Biasanya setiap hari selalu ada truk yang keluar masuk di lokasi ini, tapi sudah lima hari ini mereka tidak ada lagi. Mereka punya alat berat juga sudah tidak ada,” ungkap salah seorang warga yang berdomisili disekitaran lokasi galian C tersebut, Kamis (6/12).

Pencabutan izin pengoperasian galian C ini didahului dengan pertemuan bersama dua pengusaha pengeruk material pasir. Dimana pada tanggal 28 November 2018 ketika ditemui di Kantor DPRD Mimika, Kepala Dispol PP, Willem Naa mengatakan telah melakukan pertemuan bersama kedua pengusaha galian C itu, dan menyepakati mulai tanggal 2 Desember tidak lagi ada aktivitas pengerukan material di Kali Wanagon dalam bentuk apapun.

“Kami lakukan pertemuan bersama pengusaha itu setelah terima surat perintah dari bupati. Mereka semua bersepakat tanggal 2 Desember akan berhenti melakukan pengerukan di Wanagon. Berarti selanjutnya di wilayah itu menjadi bebas pengerukan,” kata Willem Naa. (Acik)

Tinggalkan Balasan