KPU Mimika Menambah Dua Anggota PPD Setiap Distrik

Theodorus Kossay Ketua KPU Provinsi Papua Selaku KPU Mimika (Foto-Salma)

SAPA (TIMIKA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika menambah jumlah anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) untuk Pemilu 2019. Dari dari 18 distrik yang ada di Kabupaten Mimika masing-masing akan terdapat lima anggota, yang mana sebelumnya hanya tiga anggota PPD.

“Yang tadinya hanya tiga, sekarang akan ditambah dua,” ungkap Ketua KPU Provinsi Papua selaku KPU Kabupaten Mimika, Theodorus Kossay, ketika dihubungi Salam Papua dari Timika, Jumat (7/12).

Ia mengatakan, penambahan dua anggota atau petugas PPD di masing-masing distrik merupakan aturan yang harus dijalankan KPU Mimika sebagai persiapan jelang pemilu 2019.

Dimana, berdasarkan surat dari KPU RI Nomor 137/PP.05-SD/01/KPU/XI/2018, perihal surat edaran, tentang proses penambahan jumlah anggota PPL pada Pemilu tahun 2019 pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/PPU-XVI/2018.

“Karena sudah ada hasil keputusan MK dan instruksi langsung dari KPU RI, jadi kita akan rekrut dua, sehingga jumlahnya jadi lima disetiap distrik,” ujarnya.

Untuk itu, kata pria yang akrab disapa Theo itu, pihaknya akan segera melakukan seleksi terhadap daftar tunggu PPD pada Pilkada 2018 lalu.

“Kalau ada daftar tunggu, kita rekrut. Dan itu ada. Jadi nanti tinggal diseleksi saja,” katanya.
Selain itu, Theo mengatakan bahwa, pihaknya juga akan mengganti anggota PPD maupun Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang bermasalah.

“Kalau terdaftar pada parpol, itu akan diganti juga. Dan dari evaluasi anggota PPD PPS beberapa waktu lalu, sekitar 15 anggota terlibat dalam parpol,” ungkapnya.

Ia pun berharap, dengan adanya perubahan tersebut, PPD PPS dapat menjalankan pelaksanaan Pemilu 2019 secara maksimal. Pasalnya, menurut Theo, pesta demokrasi kali ini cukup berat lantaran terdapat dua pemilihan sekaligus, yakni pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).

“Dengan bertambahnya jumlah ini, maka beban kerja pemilu akan menjadi ringan. Karena ini cukup berat. Pileg dan pilpres digabung sehingga nantinya ada lima surat suara. Ini berat, apalagi menyangkut adminstrasi data. Jadi untuk itu kita butuh dua tambahan ini,” ujarnya. (Salma)

Tinggalkan Balasan