Kasus IRT Gantung Diri, Anna Mahuze: Pasti Ada Masalah Serius

Metro Merauke – Ana Palma Rahaten (24) tahun, salah seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kelurahan Seringgu Jaya yang nekad gantung diri hingga meninggal dengan seutas kabel di kamar mandi, karena mungkin ada persoalan serius  dengan suaminya.

Hal itu disampaikan salah seorang Pengamat Perempuan di Kabupaten Merauke, Anna Simerony Alberty Mahuze kepada Metro Merauke Jumat (11/1). “Perlu dicatat bahwa tak semudah seorang ibu mengambil keputusan menggantung diri, apalagi telah memiliki seorang anak,” ujarnya.

Jika sampai ada sikap nekad demikian, katanya, semata-mata karena terjadi konflik dalam rumah tangga yang terjadi secara terus menerus dan tak ada titik penyelesaian.

Dikatakan, keputusan menggantung diri, karena bisa saja bersangkutan cendrung berdiam diri dan menyimpan persoalan. Tak ingin berbagi kepada orang lain.

“Memang ada tipe wanita yang ketika ada persoalan dihadapi, selalu berceritera kepada keluarga atau orang terdekat untuk meminta solusi penyelesaian. Sehingga apa yang dialami serta dirasakan, secara perlahan dapat diatasi dengan baik,” ungkapnya.

Disinggung apakah faktor ekonomi bisa berpengaruh, Anna mengaku tidak. Karena ketika seseorang lapar, tentu masih bisa meminta bantuan kepada orang lain.

“Saya bisa memprediksi kalau ada persoalan korban dengan suaminya, sehingga mengambil sikap begitu. Tak mungkin dengan keluarganya atau orang lain,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya mendukung langkah kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap sesungguhnya kematian korban. Tentunya, dengan memeriksa para saksi-saksi termasuk suami korban, juga barang bukti. Sehingga dapat diambil kesimpulan sementara dugaan kematian. (LKF)

Tinggalkan Balasan