KPU Sebut Relawan Demokrasi Tingkatkan Partisipasi dan Kualitas Pemilu

Para relawan demokrasi usai mengikuti bimtek. (Foto-Salmawati Bakri)

SAPA (TIMIKA) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mimika terus berupaya mengoptimalkan pelaksanaan pemilu serentak 2019 pada 17 April mendatang, salah satunya dengan pembentukan relawan demokrasi yang bertujuan mengajak masyarakat berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi lima tahunan.

Komisioner KPU Mimika Divisi Teknis, Deddy Nataniel Mamboay mengatakan, sebanyak 55 relawan demokrasi siap meminimalisir golongan putih (golput) di masyarakat.

“Tujuan pembentukan relawan demokrasi sendiri adalah, meningkatkan kualitas proses pemilu, meningkatkan partisipasi pemilih, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.  Serta membangkitkan kesukarelaan masyarakat sipil dalam agenda pemilu dan demokratisasi,” kata Deddy saat ditemui Salam Papua usai memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada para relawan demokrasi di Kantor KPU Mimika, Jalan Hasanuddin, Senin (11/2).

Pemberian bimtek kedua tersebut, kata Deddy, agar para relawan dalam melaksanakan tugasnya bisa tercapai tujuannya dan sesuai dengan amanat. Di mana, para relawan bekerja tanpa adanya intervensi sehingga bisa bekerja secara jujur dan professional.

“Para relawan ini dibagi menjadi beberapa basis, yakni basis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih peyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, komunitas, keagamaan, netizen, dan marginal,” jelasnya.

Sekedar diketahui, para relawan demokrasi ini dibentuk berdasarkan surat edaran KPU RI Nomor 32/PP.08-SD/06/KPU/I/2019 perihal pembentukan relawan demokrasi pemilu serentak tahun 2019. (Salma)

Tinggalkan Balasan