Total Rp10 Miliar, Polres Mimika Ajukan Dana Pengamanan Pemilu ke Pemkab Rp6 Miliar

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto. (Foto-Jefri Manehat)

SAPA (TIMIKA) – Polres Mimika pada 1 Februari telah mengajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika permohonan dana hibah untuk pengamanan dan pengawasan penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kabupaten Mimika.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, sumber dana untuk pengamanan pemilu selain dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Polres Mimika sebesar Rp4,1 miliar yang dianggap masih kurang, Polres juga mengajukan permohonan ke Pemkab sebesar Rp6 miliar lebih guna melengkapi kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dan membutuhkan dana dalam mendukung pelaksanaan pemilu.

“Kita serahkan kepada Kepala Bappeda, yang memang kita ini ada dua sumber anggaran. Yang pertama dari DIPA. Dari DIPA itu besarannya 4,1 m, dan itu saya lihat dimata anggarannya ada beberapa kegiatan yang tidak terdukung,” kata Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto saat diwawancara di Pendopo Bupati Mimika usai menghadiri kegiatan penyerahan DPA Pemkab Mimika, Senin (11/2).

Beberapa kegiatan Polres Mimika yang tidak didukung dalam mata anggaran DIPA Polres Mimika, yaitu terkait pergeseran pasukan. Dimana kondisi geografis wilayah Kabupaten Mimika menyebabkan penggunaan moda transportasi tidak hanya menggunakan jalur darat dengan kendaraan darat, melainkan juga jalur udara dan laut.  

“Kita paham bahwa disini tidak sama dengan pergeseran pasukan di daerah lainnya, terutama yang bisa ditempuh melalui jalur darat, (menggunakan) kendaraan biasa. Tetapi perlu helikopter, kita perlu pesawat, kita perlu kapal laut, kapal sungai untuk bisa sampai pasukan ini ke titik sasaran,” jelas Kapolres.

Selanjutnya juga kegiatan pengamanan pergeseran logistik pemilu, pengamanan kantor-kantor penyelenggara pemilu seperti kantor KPU, Bawaslu dan Gakkumdu yang perlu dilakukan pengawasan. Dan pelaksanaan pendampingan monitoring pada saat pleno maupun pengamanannya, itu semua tidak terdapat dalam mata anggaran DIPA sehingga diajukan permohonan anggarannya ke Pemkab Mimika.

“Total kemarin itu, kita ajukan 6 koma sekian m. Itu angkanya jauh lebih kecil dibandingkan KPU, KPU kan sampai 25 m, Bawaslu saya dengar sampai 5 miliar,” ujarnya.

Selain itu Kapolres mengatakan, pengajuan permohonan dana hibah ke Pemkab Mimika untuk pengamanan dan pengawasan proses pemilu oleh Polres Mimika, berbeda dengan TNI. Dimana dari pihak TNI mengajukan sendiri permohonan dana hibah ke Pemkab meski nantinya laporan pertanggungjawaban dilakukan oleh Polres.

“Kami mengajukan itu diluar dari TNI, karena TNI mengajukan sendiri. Meskipun nanti pada hari H-nya penyerahan pertanggungjawaban ada di kita, tapi mereka punya kebutuhan sendiri. Jadi terpisah TNI dengan Polri,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Kapolres menyampaikan terima kasih kepada Bupati Mimika Eltinus Omaleng beserta jajarannya, karena telah mendengar masukan-masukan baik dari KPU, Bawaslu maupun dari pihak keamanan terkait anggaran pelaksanaan, pengawasan dan pengamanan pemilu 2019 di Mimika.

“Dan kami sampaikan terima kasih kepada pak bupati dan jajarannya yang telah menerima masukan-masukan dari KPU, dari Bawaslu maupun dari pihak keamanan,” ujarnya. (Jefri Manehat/Saldi)

Tinggalkan Balasan