Wabup Sarankan Ada Jeda Waktu Antara Kegiatan Pesparawi dengan PON

Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Yohanis Bassang.

SAPA (TIMIKA) - Kabupaten Mimika akan direpotkan dengan dua kegiatan besar yang akan diselenggaran pada tahun 2020 nanti, yakni Pesta Olahraga Nasional (PON) XX dan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi).

Terhadap dua kegiatan besar tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Yohanis Bassang mengatakan akan berkoordinasi dengan panitia Pesparawi agar ada jeda waktu untuk pelaksanaan Pesparawi di Mimika.

“Saya sarankan kepada panitia Pesparawi untuk bisa ada jeda waktu kah, mungkin satu atau dua bulan pelaksanaan PON baru diikuti Pesparawi,” kata Wabup dalam sambutannya pada acara penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) di ruang rapat Pendopo Bupati, Senin (11/2).

Menurut Wabup, saran jeda waktu satu hingga dua bulan itu dimaksudkan agar pemerintah lebih leluasa bekerja dengan baik dan berkesempatan menyukseskan kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Simon Mote yang ditemui awak media ditempat yang sama mengatakan, untuk kegiatan Pesparawi, pemerintah telah menyiapkan dana untuk persiapan pelaksanaannya dan telah dikoordinasikan baik dengan provinsi maupun pusat. Oleh karena itu, semua sudah diarahkan dan pada beberapa waktu yang lalu telah dibentuk panitia daerah dan melakukan rapat koordinasi.

Selanjutnya, kata Simon, anggaran untuk persiapan kegiatan Pesparawi dalam hal pelaksanaan koordinasi dan lain-lain, terdapat kurang lebih Rp600 juta. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan Pesparawi sendiri selanjutnya baru akan ditentukan.

“Untuk tempat akan dipakai peserta, akan dipakai di Sentra Pendidikan dan Penjunan Taruna Papua, dan kita akan koordinasi dengan pihak LPMAK (Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro),” katanya. (Jefri Manehat)

Tinggalkan Balasan