GIDI Berduka Cita Bagi Warga Nduga

DEKAI, SUARAPAPUA.com — Pdt.Dorman Wandikbo, Presiden Gereja GIDI Papua menyampaikan bahwa penginjilan adalah jantung utama pelayanan Tuhan dan gereja berdiri untuk menegakan hati manusia.

“Penginjil GIDI di Wilayah pelayanan di Tanah Papua untuk teguh melayani umat,” kata Pdt.Dorman ketika menyampaikan sambutan pengesahan Klasis Kota Gereja GIDI Dekai yang berkaitan dengan HUT gereja GIDI ke 56 di Dekai Yahukimo, Selasa (12/2/2019).

SelainĀ itu katanya, atas nama gereja GIDI pihaknya berduka cita yang mendalam terhadap kondisi masyarakat Nduga yang hidupnya di hutan-hutan karena penyisiran aparat.

“Tentu sikap gereja jelas bahwa tidak mengajarkan untuk membunuh dan menyiksa, tetapi gereja mengajarkan tentang bagaimana pergilah dan jadikanlah mereka menjadi bangsa Tuhan Allah,” ucapnya.

Oleh sebabnya katanya, gereja harus dijaga dan mewartakan agar saling menghargai sesama, sebab manusia adalah ciptaan Tuhan yang mulia.

Aron Wanimbo, Asisten III Setda Kabupaten Yahukimo mewakili Bupati Abock Busop mengapresiasi gereja yang terus memupuk iman umat Tuhan di tanah Papua, maupun lebih khusus di Yahukimo.

“Terima kasih kepada gereja yang selalu mendampingi pemerintah soal memupuk iman Kristus. Apa yang bisa dilakukan pemerintah adalah mendukung gereja dengan apa yang ada pada pemerintah. Semoga apa yang selama ini diberikan bisa bermanfaat bagi pelayanan,” kata Wanimbo.

Ia berharap, kedepan pemerintah dan gereja untuk selalu berjalan bersama demi menciptakan pelayanan kepada umat yang lebih baik.

Perayaan Hut GIDI ke 56 dan pengesahan Klasis Kota gereja GIDI Dekai dihadiri oleh Mantan Bupati Yahukimo, Ones Pahabol, Kapolres Yahukimo, Perwira Penghubung Kodim 1702 Jayawijaya di Yahukimo dan Kepala distrik Dekai.

Pewarta : Ruland Kabak

Editor : Elisa Sekenyap

Tinggalkan Balasan