Polres Nabire Gelar Penyuluhan Narkoba Kepada Pelajar SD Dan SMP


SAPA  (JAYAPURA) - Polres Nabire menggelar penyuluhan tentang dampak negatif atau bahaya narkoba kepada pelajar SD dan SMP Islam Terpadu yang dikelola oleh Yayasan Insan Mandiri, Kabupaten Nabire, Papua, Selasa (16/7).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal di Kota Jayapura mengatakan kegiatan tersebut dipimpin oleh Kaur Bin Ops (KBO) Reserse Narkoba Polres Nabire Ipda Hajar Azwar didampingi Brigadir I Putu Nginte Promesta dan Brigadir Sudharyanto.

"Penyuluhan itu diawali penjelasan jenis-jenis narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya kepada para siswa. Termasuk menjelaskan efek yang akan timbul akibat kecanduan narkoba, yaitu berdampak pada sistem saraf termasuk otak, jika disalahgunakan maka otak akan dipaksa bekerja di luar batas normal," katanya.

Narkotika, kata Kamal, juga akan berpengaruh pada sikap, perilaku dan perasaan seseorang sehingga jika dikonsumsi berlebihan seseorang dapat menjadi gila.

"Hal tersebut mengacu pada UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana ancaman kurungan mencapai 5 hingga 20 Tahun penjara dan denda hingga ratusan juta rupiah, bahkan sampai pidana mati pun dapat di jerat bagi pelaku penyalahguna narkotika," katanya.

Para pengguna narkoba yang sudah ketergantungan, kata dia, biasanya akan berakhir di rumah sakit jiwa atau kematian, jika tidak dilakukan pendampingan atau pencegahan.

"Sehingga dalam penyuluhan tersebut, personel Polres Nabire menyampaikan kepada pihak sekolah untuk ikut membantu polisi dalam memberantas narkotika yang dapat dimulai dari memberikan bimbingan kepada pelajar terkait dampak buruk hingga hukuman pidana yang berat bagi penyalahguna narkotika," katanya.

Peran pembimbing di lingkungan sekolah, kata Kamal. sangat berdampak besar dimana diketahui bahwa pola pikir pelajar yang masih dalam tahap perkembangan dan belum dapat berpikir panjang sangat perlu mendapat pengawasan yang lebih intens selain dari pada lingkungan keluarga.

"Penyuluhan bahaya narkoba itu dilakukan dalam rangkaian tahapan masa pengenalan lingkungan sekolah kepada pelajar di SD dan SMP Islam Terpadu Nabire yang diselenggarakan atau dikelola oleh Yayasan Insan Mandiri," katanya. (Antara)

Tinggalkan Balasan