Dinkes Papua Targetkan 403 Puskesmas Terakreditasi Semua 2021

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai.(Foto-Antara)

SAPA (BIAK) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua menargetkan sebanyak 403 Puskesmas tersebar di 29 kabupaten/kota semua akan terakreditasi pada 2021 untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah Timur Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sesuai data Dinas Kesehatan Papua ada 50 Puskesmas di Papua yang telah mendapat penilaian akreditasi dari Kementerian Kesehatan," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg Aloysius Giyai di Biak, Jumat.

Aloysius menambahkan, status akreditas Puskemas yang mereka sandang akan terlihat pada peningkatan pelayanan

Standar akreditasi puskesmas terdiri dari 3 bagian dan 9 bab, diantaranya standar administrasi dan manajemen yang meliputi, penyelenggaraan pelayanan kesehatan, kepemimpinan dan manajemen puskesmas, serta peningkatan mutu puskesmas.

Selain itu, lanjutya ada standar program puskesmas yang harus dipenuhi, yaitu Program Puskesmas yang Berorientasi Sasaran (PPBS), Kepemimpinan dan Manajemen Program Puskesmas (KMPP), serta Sasaran Kinerja dan MDGâ s (SKM).

"Lalu, Layanan Klinis yang Berorientasi Pasien (LKBP), Manajemen Penunjang Layanan Klinis (MPLK), Peningkatan Mutu Klinis dan Keselamatan Pasien (PMK)," tambahnya.

Sedangkan syarat lain akreditasi Puskesmas, menurut Aloysius banyak instrumen yang menjadi penilaian untuk mendapatkan akreditasi.

Diantaranya kompetensi tenaga kesehatan, kebersihan puskesmas, pelayanan, ketersediaan alat pemadam ringan (APAR) serta kemampuan sopir ambulans.

"Berdasarkan data Dinkes Puskesmas di Kabupaten Biak Numfor telah sebagian besar mendapat penilaian status terakreditasi, ya jumlah 5 hingga 10 Puskesmas," ungkap Aloysius Giyai.

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 46 tahun 2015 pada pasal 9 ada empat tingkatan akreditasi Puskesmas, diantaranya strata pratama, madya, mandiri, dan paripurna. (Antara)

Tinggalkan Balasan