Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pemkab Mimika Harus Serius Survei Warga Miskin

Kristian Victor Kabei

SAPA (TIMIKA) – Menanggapi naiknya iuran BPJS Kesehatan secara nasional, DPRD meminta Pemkab Mimika serius mensurvei ulang agar manfaat BPJS bisa dirasakan oleh warga yang benar-benar miskin.

Anggota DPRD Mimika, Kristian Victor Kabei mengatakan kenaikan iuran BPJS kesehatan hingga 100 persen dan berlaku untuk semua kalangan termasuk warga miskin. Dengan demikian, selain mensurvei langsung warga kategori miskin, pemkab juga harus menambah anggaran untuk membantu iuran BPJS karena di Mimika masih banyak warga miskin.

“Orang Papua sangat mendukung program BPJS. Akan tetapi, jika Pemerintah naikan iurannya maka warga penerima tanggungan BPJS itu harus betul-betul warga miskin. Jangan sampai iuran naik malah pemerintah tanggung warga yang bukan tergolong miskin,” katanya di kantor DPRD, Senin (9/9).

Memang diketahui menurut dia, jumlah warga miskin di Mimika mencapai 25 ribu. Dengan demikian, dibayar melalui APBD, akan tetapi hingga saat ini DPRD Mimika belum mengetahui secara pasti kebenaran data kemiskinan itu. 

Yang paling rugi adalah warga yang ada di kampung-kampung karena tidak pernah memanfaatkan jaminannya. Sebab, tidak mungkin setiap hari masyarakat di kampung-kampung pedalaman datang hingga ke Timika untuk berobat.

“Kalau boleh anggaran dari Pemkab ditambahkan lagi untuk tanggung masyarakat miskin. DPRD juga harus mengetahui betul yang mana warga miskin di Mimika,” jelasnya. (acik)

Tinggalkan Balasan