Perempuan ditantang maju dalam sejumlah Pilkada di Papua Barat

Salomina Inyomusi, anggota MRPB perwakilan perempuan Kabupaten Manokwari Selatan. (Jubi/Hans Arnold Kapisa).

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Proses dan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati/walikota di wilayah Papua Barat mulai berjalan. Namun keterwakilan perempuan dalam bursa pencalonan kepala daerah dan wakil kepala daerah masih sangat minim.

Salomina Inyomusi, anggota Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat (MRPB) mengatakan, pilkada 2020 harus mengakomodir perempuan Papua, hal ini pun perlu mendapat pengawalan oleh lembaga kultur, sehingga siklus kepemimpinan di daerah Papua Barat tak hanya dipimpin oleh laki-laki tapi ada ruang untuk perempuan.

“Saya harus tegas katakan ini sejak awal. Supaya ada perempuan asli Papua yang juga masuk bursa pencalonan kepala daerah atau sebagai wakil,” ujar Salomina kepada Jubi di Manokwari, Selasa (1/10/2019).

Sebagai perwakilan perempuan asal kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Salomina menantang perempuan asli Papua di kabupaten Mansel untuk berani maju dalam Pilkada 2020 di Mansel.

Dia pun berharap, partai politik (parpol) bisa beri ruang dan kesempatan kepada perempuan Papua di Mansel agar mampu bersaing, sesuai dengan aturan internal setiap parpol.

“Saya harap ada perempuan asli Mansel yang maju dalam Pilkada 2020 besok. Saya dari lembaga MRPB siap mendorong, karena ini adalah bagian dari hak perempuan Papua di dalam kerangka Otsus,” ujarnya.

Sementara, Ketua MRPB Maxi Nelson Ahoren mengatakan untuk Pilkada 2020 di wilayah Papua Barat dalam waktu dekat asas ‘ius sanguinis’ akan ditetapkan dan diberlakukan di Papua Barat, dan diatur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai PKPU.

“Hasil rapat dengar pendapat komisi II DPR RI dengan KPU sudah jelas, bahwa akhir Oktober 2019 akan ditetapkan peraturan khsusus KPU yaitu PKPU pasal 7 UU Nomor 10 tahun 2016 di tiga daerah khusus salah satunya Papua dan Papua Barat,” ujarnya.

Artinya, sembilan kabupaten yang melakukan pemilihan kepala daerah serentak di Papua Barat harus diisi oleh Orang Asli Papua (OAP). (*)

Editor: Edho Sinaga

The post Perempuan ditantang maju dalam sejumlah Pilkada di Papua Barat appeared first on JUBI.

Tinggalkan Balasan