Polisi Sebut TKP Penusukan Mahasiswa Masuk Daerah Rawan

Metro Merauke – Kapolres Merauke, AKBP Bahara Marpaung menyebut lokasi penusukan terhadap seorang Mahasiswa Merauke di Jalan Arafura, sekitar pekuburan Yobar, masuk dalam kategori rawan.

“Khusus daerah Yobar dan sekitarnya, dalam peta kepolisian, kita anggap rawan. Sehingga sering patroli dilakukan,” ujar Kapolres Bahara kepada wartawan, Sabtu (19/10).

Baca juga: Polisi Buru Pelaku Penusukan Mahasiswa

Dikatakannya, di lokasi itu pada malam hari minim penerang jalan. Masyarakat pun diharapkan lebih berhati-hati.

“Kita berharap, pemerintah daerah nantinya memasang lampu jalan,” katanya.

Guna mendukung keamanan, lanjutnya, sejauh ini telah ditempatkan pos polisi di sekitar universitas, Jalan Kamizaun. Termasuk pihaknya terus meningkatkan patroli dan razia demi menekan kriminalitas.

Kapolres menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pengejaran pelaku penganiayaan dengan kekerasan yang dialami seorang mahasiswa, Rabu (16/10) lalu.

“Sudah ada 5 saksi yang telah dimintai keterangan. Diharapkan pelakunya dapat segera kita tangkap.”

Pihaknya memastikan, peristiwa tersebut merupakan kasus kriminal murni, pencurian dengan kekerasan. Diperkuat adanya beberapa barang milik korban yang diketahui hilang pasca kejadian. (Nuryani)

Tinggalkan Balasan