Presiden Diharapkan Membuka Pesprani I Katolik di Papua

Metro Merauke – Presiden Joko Widodo atau Jokowi diharapkan membuka Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesprani) perdana yang akan digelar umat Katolik di Tanah Papua.

Pembukaan Pesprani I Katolik yang akan melibatkan seluruh umat beragama di tanah Papua ini direncanakan diselenggarakan di Kota Jayapura pada 14-18 November 2019.

Pastor Paroki Hepuba, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Pastor John Djonga mengatakan ini merupakan momen kebersamaan seluruh umat beragama di Papua, sehingga alangkah indahnya jika Presiden Jokowi yang baru saja dilantik dapat membuka acara Pesparani tersebut.

Kehadiran Presiden Jokowi dalam di tengah umat beragama dalam momen ini dinilai tidak hanya menguntungkan negara, juga untuk memberikan penguatan kepada semua umat beragama, suku bangsa agar tetap melangkah bersama menjaga kedamaian, keberagaman dan persatuan Indonesia di tanah Papua.

“Jika momen kebersamaan seluruh umat di Papua ini dihadiri oleh Jokowi, beliau akan melihat langsung kondisi masyarakat di Papua. Kini masyarakat Papua butuh penguatan pasca sejumlah kejadian di tanah Papua,” kata Pastor John Djonga, Selasa (22/10).

Menurutnya, penguatan sangat dibutuhkan warga di Tanahj Papua, terutama yang masih trauma dan pemerintah daerah di sejumlah kabupaten yang bingung kemana arah kondisi Papua saat ini.

“Jika Jokowi hadir, maka akan memberikan penguatan, peneguhan kepada seluruh masyarakat Papua, terlebih Pesparani ini akan diikuti 29 kabupaten/kota di Papua,” ujarnya.

Kehadiran Jokowi kata Pastor John Djonga, akan membuat makna baru bagi masyarakat Papua, dan Pesparani tersebut akan bernilai tertinggi karena membuktikan toleransi dan keberagaman di Papua, benar dirawat oleh seluruh umat beragama yang ada di Tanah Papua.

“Pak Jokowi tinggal meneguhkan dan memberikan penguatan kepada seluruh masyarakat di Papua, untuk kembali maju bersama, menciptakan kedamaian di Papua,” ucapnya.

Kata Pastor John, ia sudah membicarakan dengan panitia, jiak ada kesempatan Presiden Jokowi akan membuka acara Pesparani perdana ini, sehingga panitia sudah siap dan serius mempersiapkan pesta paduan suara ini untuk kebersamaan umat beragama.

“Kegiatan itu akan diiringi lantunan doa dan puji-pujian yang mencerminkan kebersamaan umat beragama,” katanya. (Arjuna/Redaksi) 

 

 

Tinggalkan Balasan