Masyarakat Pegaf anggap dana desa adalah ‘Dana Jokowi’

Ruas jalan Pegaf-Manokwari yang akan diaspal untuk memperlancar aktivitas warga antar dua kabupaten tersebut. (Jubi/Hans Arnold Kapisa)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Manokwari, Jubi – Bupati Pegunungan Arfak, Yosias Saroi mengatakan, sebanyak 36.818 jiwa yang tersebar di 10 Distrik dan 166 Kampung di wilayah kabupaten Pegaf mengenal dana desa sebagai ‘dana Jokowi’.

Menurut Yosias Saroi, ungkapan ini disematkan masyarakat sebagai bentuk apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah melaksanakan program dana desa.

“Pak Jokowi, di sini masyarakat kenal dana desa itu adalah ‘dana Jokowi’, makanya mereka minta harus ada pemekaran kabupaten dan Distrik. Kampung persiapan juga sudah ada kami siapkan,” kata Bupati Saroy kepada Presiden Jokowi dihadapan ribuan warga Pegaf.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyampaikan permintaan warga yang menginginkan adanya tambahan pemekaran Kabupaten dan Distrik. Karena kampung-kampung persiapan telah disiapkan hanya saja masih menunggu petunjuk Menteri Dalam Negeri.

Menjawab permintaan itu, Presiden Jokowi mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

“Jangan semua diminta, satu-satu akan saya berikan. Kalau untuk pemekaran, baiknya pemekaran Distrik dulu, pemekaran kabupaten jangan dulu. Semua akan diurus oleh pak Mendagri,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur jalan dan bandar udara di wilayah tersebut dalam waktu dua tahun. Diapun tertarik dengan pengembangan wisata pegunungan di kabupaten Pegaf dengan potensi danau Anggi yang mempesona. (*)

Editor : Edho Sinaga

The post Masyarakat Pegaf anggap dana desa adalah ‘Dana Jokowi’ appeared first on JUBI.

Tinggalkan Balasan