Kepala SLB : Kalau Ada Stand Pameran di PON XX atau Pesparawi, Mohon Kami Diberi Kesempatan

Seorang anak disabilitas yang
menunjukkan hasil karya membuat
tas pesta. (Foto: SAPA/Kristin)

SAPA (TIMIKA) – Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Timika, Sunardin mengharapkan saat event Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX di Mimika dan Pesparawi pemerintah bisa memberikan SLB satu stand untuk memamerkan hasil karya siswa siswi SLB.

Dijelaskan, banyak karya seni yang sudah berhasil dibuat oleh para siswa siswi berkebutuhan khusus tersebut. Bahkan sudah mengikuti berbagai macam event tingkat provinsi hingga nasional. Salah satunya adalah siswa SLB mewakili Provinsi Papua ikut dalam Lomba Keterampilan Siswa Nasional Anak Berkebutuhan Khusus di tahun 2019 ini.

Karya seni yang dihasilkan bermacam – macam, ada rajutan tas, desain buku tamu, tamplak meja, bunga, tas pesta dan berbagai macam karya seni lainnya. Ada pula yang lihai dalam membuat aneka kue.


Siswa SLB saat membuat
kue. (Foto: SAPA/Kristin)
“Kalau PON nanti jika ada stand yang kami bisa isi, kami akan minta untuk kami gunakan karena ada banyak kreatifitas anak di sini yang bisa di pamerkan, dan semua adalah hasil karya mereka yang tidak kalah dengan anak-anak regular pada umumnya,” kata Sunardin, Sabtu (9/11). 

Ia mengatakan pihaknya mendukung PON XX yang akan dilaksanakan di Papua, khususnya Kabupaten Mimika. Dimana sebelum PON juga dilaksankan Pekan Paralimpik Indonesia (Peparnas) adalah suatu ajang kompetisi yang menyerupai PON bagi atlet penyandang disabilitas Indonesia.

“Untuk atlit saat ini kami sedang dalam proses pembinaan. Ada kami latih atlit badminton yang baru baru ini mewakili sekolah ini ikut lomba se Papua dan dia mendapatkan juara dua. Hanya saja saat mau ikut Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) dia tidak bisa ikut karena usianya sudah 18 tahun. Tapi kami terus melatih dia sehingga jika nanti ada event, akan kami ikutkan dia,” tuturnya. (Kristin)

Tinggalkan Balasan