Pendaftaran CPNS di Papua Tidak Mengikuti Jadwal Nasional

Sekretaris Daerah Mimika Ausilius You di Timika

Jayapura Tiruu Papua Com– Pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS/ASN) di seluruh Papua dilakukan secara khusus. Salah satu kekhususan tersebut adalah jadwal tes tidak mengikuti jadwal nasional. Hal ini sesuai permohonan Gubernur Papua Lukas Enembe bersama para bupati/walikota, DPRP, MRP kepada Presiden Joko Widodo.

“Gubernur bersama para bupati/walikota telah menghadap langsung ke presiden. Hasilnya adalah telah diterima baik semua aspirasi yang disampaikan oleh bapak gubernur selaku koordinator dan bupati penyampaian diwakili Bupati Lanny Jaya,” kata Sekretaris Daerah Mimika Ausilius You di Timika, Senin (8/10).

Presiden Joko Widodo, kata Ausilius You, akan menginstruksikan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin untuk membuat ketentuan khusus mengenai jadwal maupun formasi CPNS untuk Papua.

“Untuk CPNS ini bapak presiden akan menginstruksikan kepada MenPAN-RB apakah nantinya seperti apa, itu dalam waktu yang tidak terlalu lama,” ujarnya.

You menerangkan, pendaftaran CPNS di Papua akan dilakukan serentak secara khusus tanpa mengikuti jadwal nasional yang akan berakhir pada 15 Oktober 2018.

“Tidak (mengikuti jadwal nasional). Papua sendiri, yang pasti penerimaan CPNS nantinya itu akan dilaksanakan serentak untuk Papua,” katanya.

Sekda You mengimbau para pelamar CPNS tidak hanya berharap penerimaan di daerah, tetapi juga memanfaatkan berbagai kesempatan di seluruh instansi dan lembaga negara yang juga telah membuka pendaftaran CPNS.

“Tidak apa-apa mengikuti tes yang lain di pusat dan kementerian atau lembaga apa saja. Itu semua adalah kesempatan, daripada kita hanya mengharapkan Mimika saja, itu juga terbatas,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyetujui tujuh pernyataan yang ditandatangani Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua DPR Papua Yunus Wonda, Ketua MRP Timotius Murib, dan para Bupati/Walikota se Provinsi Papua, yaitu:

1. Seleksei CPNS dilaksanakan secara offline

2. Seleksi tidak menggunakan CAT (Computer Assisted Test) tetapi LJK (Lembar Jawaban Komputer)

3. Keputusan tentang kelulusan CPNS ditentukan oleh pejabat pembina kepegawaian (Gubernur/Bupati/Walikota)

4. Diberikan kewenangan kepada Gubernur/Bupati/Walikota untuk merubah formasi sesuai kebutuhan daerah.

5. Penerimaan seleksi CPNS 2018 tidak membatasi hanya bidang kesehatan, pendidikan,, dan bidang teknis lainnya, tetapi dibuka secara umum, mengingat banyak pelamar pada pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota memiliki pendidikan umum.

6. Mengakomodir tenaga honorer dan K2 yang tidak lulus tes tahun 2013 dan yang belum terdaftar dalam database, agar diterima melalui formasi khusus, dan

7. Apabila peryataan tidak disetujui, maka seluruh formulir CPNS 2018 akan dikembalikan. (Admin /Tiruu Papua)

The post Pendaftaran CPNS di Papua Tidak Mengikuti Jadwal Nasional appeared first on Tiruu Papua.

Tinggalkan Balasan