SSB Bhayangkara FC Juara Numbay Star Cup I

Plt Sekda Kota Jayapura Frans Pekey bersama panitia dan para pemain SSB Bhayangkara FC berpose usai menerima Throphy dan hadiah di lapangan sepakbola SPN Jayapura, Kamis (11/10) kemarin.(FOTO: Erik / Cepos)

JAYAPURA – SSB Bhayangkara FC akhirnya keluar sebagai juara dalam turnamen Numbay Star CUP I 2018 setelah sukses mengalahkan SSB Tunas Hamadi 2 di lapangan SPN Jayapura, Kamis (11/10) sore kemarin.

Kemenangan anak-anak SSB Bhayangkara FC harus diraih dengan adu penalti, setelah di babak normal bermain imbang, dan di adu penalti SSB Bhayangkara FC menang 3-2. Sementara juara tiga diraih yang diraih oleh SSB Tunas Muda 1 juga didapatkan melalui adu penalti setelah berhasil mengalahkan SSB RBC dengan skor 2-1.

Untuk pemain terbaik berhasil diraih oleh pemain SSB Bahayangkara FC Poboro Kurey. Dan untuk top skor dimenangkan pemain SSB Tunas Muda Hamadi 1 Hengky Marsyom dengan 6 golnya.Keempat tim terbaik tersebut mendapat piala tetap dan uang pembinaan, begitupun dengan peraih pemain terbaik dan top skor juga mendapatkan piala dan uang pembinaan.

Ketua Panitia Herman Monim mengatakan bahwa turnamen Numbay Star Cup 1 2018 merupakan ajang pertama yang mereka lakukan. Sekaligus sebagai perayaan hari jadi SSB Numbay Star ke-11.

Dirinya juga mengatakan bahwa turnamen ini akan menjadi ajang tahunan SSB Numbay Star. “Kita melihat animo dari masyarakat cukup besar, dan mungkin ini akan menjadi ajang tahunan buat kami. Kita masih lihat lagi kedepannya,” ungkap Herman Monim kepada Cenderawasih Pos usai pertandingan.

Dia juga mengatakan, bahwa dari turnamen ini telah terjaring 30 nama untuk selanjutnya akan dibina oleh Kota Jayapura dalam menghadapi ivent-ivent penting kedepannya.

Sementara itu, Plt Sekda Kota Jayapura Frans Pekey yang mewakili Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano sangat mengapresiasi SSB Numbay Star yang dengan persiapan seadanya mereka mampu melaksanakan turnamen ini bisa berjalan dengan baik.

“Kami tentu bangga bahwa SSB Numbay Star juga mampu melakukan pembinaan usai dini dengan merampung SSB di Kota dan Kabupaten Jayapura,” katanya.

Frans Pekey juga mengatakan bahwa pihak Kota kedepan juga akan memberikan wadah bagi SSB di Kota Jayapura untuk berkompetisi. Sebagai bentuk pembinaan sepak bola di Kota Jayapura.

“Papua tidak akan kehabisan stok pemain, jika kita bina sejak dini. Dan kita semua berharap 6-7 tahun kedepan, pemain ini bukan hanya memperkuat Persipura tetapi juga bisa bermain di luar negeri,” tandasnya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan