15 Guru SMA se-Papua Dikirim ke Bali

Laorens Wantik (FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dalam rangka peningkatan skill dan kapasitas metode  Bahasa Inggris, maka Dinas Pendidikan Provinsi Papua, mengirim 15 orang guru Bahasa Inggris di se-Papua, untuk mengikuti pelatihan belajar Bahasa Inggris, sehingga ada peningkatan kapasitas dalam metode mengajar,  Bahasa Inggris bagi siswa, dibawah pembimbingan Indonesia Australi Language Fondation (IALF) yang berada di Bali. Pembelajaran Bahasa Inggris berlangsung sampai dengan tanggal 7 Desember 2018.
Dimana, pelepasan 15 guru, dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua melalui, Kabid Pendidikan Khusus Layanan Khusus Laorens Wantik. Hari Kamis (19/10).

‘’Sebanyak 15 orang guru yang kami kirim ke Bali untuk belajar Bahasa Inggris, supaya mereka bisa lebih menambah skillnya, karena selama belajar dan mengikuti pelatihan, ada metode khusus yang diajarkan, sehingga kami harapkan ada output yang baik dan maksimal dalam metode belajar, yang nantinya diberikan kepada peserta didik di papua dalam belajar bahasa inggris,”katanya kepada wartawan Cenderwasih Pos, Jumat (19/10)kemarin.

Diakui, memang dalam memberikan pelatihan dilakukan di Bali, karena secara fasilitas sarana dan prasarana,  maupun  pembimbingnya sudah memiliki sertifikat standar internasional, baik dari  orang Indonesia dan orang barat, sehingga ini lebih maksimal.

‘’Bahasa Inggris sekarang sudah menjadi bahasa yang sangat penting, apalagi Pemprov akan menerapkan di sekolah menggunakan Bahasa Inggris pada hari Sabtu dilakukan di lingkungan sekolah, sehingga ini sebagai wujud perhatian Gubernur Papua agar SDM papua, juga bisa berbahasa inggris dan ikut kemajuan zaman,’’jelasnya.

Menurutnya, dari 15 guru yang dikirim belajar ke Bali, paling banyak dari Kota Jayapura, selanjutnya ada dari Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura dan lainnya.(dil).

Tinggalkan Balasan