Berkas Kasus WN Polandia Dinyatakan Lengkap

Elfira/Cepos
 Kombes Pol AM Kamal

JAYAPURA- Berkas tersangka kasus tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara yang dilakukan Warga Negara Asing (WNA) asal Polandia dengan insiail JF dinyatakan P21 oleh pihak kejaksaan.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal kepada wartawan di Media Center Mapolda Papua, Jumat (19/10) kemarin. “Rencananya selasa atau rabu depan akan dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti kepada pihak Kejaksaan,” tutur Kamal.

JF sendiri kata Kamal didampingi kuasa hukum yang telah disiapkan oleh Polda Papua, dengan barang bukti yang akan dilimpahkan nantinya salah satunya yakni berupa rekaman video. “Kondisi JF sampai saat ini dinyatakan sehat,” ucapnya.

Untuk diketahui JFS diamankan saat akan berkunjung ke tempat wisata di Danau Habema dan dibawa ke Mapolres Jayawijaya.

Pada Kamis (30/8) perkembangan kasus tentang tindak pidana percobaan kejahatan terhadap keamanan negara, sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 dan atau pasal 110 dan atau pasal 111 jo 53 dan 55 KUHP dengan tiga orang tersangka berinisial JFS (WNA), YS dan SM.

Saat ini, untuk WNA JFS sudah dilakukan penahanan di Mapolda Papua sedangkan dua pelaku lainnya masih dilakukan penyelidikan. Terkait kasus tersebut penyidik Direktorat Reskrimum Polda Papua telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa satu unit HP merek HTC warna Hitam, satu buah sim card merk Indosat, dokumen transkrip percakapan tersangka, dokumen tentang perjuangan TPN/OPM, 104 butir Amunisi kal. 5.56 mm, 35 butir Amunisi kal. 9 mm.

Pasal yang dipersangkakan yaitu Pasal 106 KUHP yaitu Makar yang dilakukan dengan niat hendak menaklukan negara sama sekali atau sebagian kebawah pemerintahan asing dengan maksud hendak memisahkan sebagian dari daerah itu akan dihukum penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama dua puluh tahun.

Pasal 110 yaitu permufakatan akan melakukan salah satu kejahatan yang diterangkan dalam pasal-pasal 104, 106, 107 dan 108 dihukum sama dengan kejahatan tesebut, ancama hukuman mengacu pada pasal yang dipersangkakan. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan