Pendaftaran Dibuka, Ini yang Disiapkan Calon Anggota KPU Kabupaten

Ketua Timsel 1 wilayah Papua, Dr. Pieter Ell.(Foto-WP)

SAPA (TIMIKA) - Berdasarkan surat pengumuman Tim Seleksi (Timsel) I (satu) calon anggota KPU kabupaten se-Provinsi Papua periode 2018-2023, Nomor 02/Timsel1-KPU/KAB/XI/2018, proses pendaftaran calon mulai dibuka, Sabtu (10/11) di masing-masing wilayah yakni Kabupaten Mimika, Yahukimo, Boven Digoel dan Deiyai.

Ketua Timsel 1 wilayah Papua, Dr. Pieter Ell, dengan dibukanya pendaftaran ini mengatakan agar para pendaftar calon anggota KPU kabupaten diminta persiapkan diri serta administrasi yang dibutuhkan.

"Pendaftaran resmi tanggal 10 sampai 6 November. Baik di sekretariat KPU Mimika maupun sekretariat bersama di Jayapura," ujar Pieter ketika dikonfirmasi Salam Papua via telepon, Kamis (8/11).

Ia mengatakan, hal yang penting untuk diperhatikan bagi calon pelamar anggota KPU harus memiliki E-KTP yang sesuai dengan domisili.

"Harus mempunyai integritas, berkepribadian yang kuat, jujur dan adil. Memiliki pengetahuan dan keahlian yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu, ketatanegaraan, dan kepartaian, berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat, berdomisili di wilayah kabupaten yang dibuktikan dengan E-KTP atau surat keterangan yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika," jelasnya

Adapun persyaratan melamar sebagai calon anggota KPU, di antaranya, berusia paling rendah 30 tahun, setia pada Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Kemudian, telah mengundurkan diri dari keanggotaan partai politik paling singkat lima tahun pada saat mendaftar sebagai calon. Mengundurkan diri dari jabatan politik, jabatan di pemerintahan dan atau badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah pada saat mendaftar sebagai calon.

Persyaratan lainnya, tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih. (Salma)

Tinggalkan Balasan