Masyarakat Dua Distrik Keluhkan Jalan dan Jembatan Rusak

Metro Merauke – Masyarakat Distrik Naukenjerai dan Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua mengeluhkan kondisi jalan dan jembatan penghubung dua distrik yang rusak.

Masyarakat berharap, pemerintah kabupaten memperhatikan hal tersebut, karena jembatan, merupakan sarana penghubung dua distrik.

Sekretaris Distrik Naukenjerai, Hendrikus Mahuze mengatakan, jembatan Ndalir yang sudah lama dibangun, kini rusak karena abrasi air laut, sehingga butuh perbaikan. Perlu pembangun jembatan baru, di lokasi berbeda.

“Kalau mau dibangun, sebaiknya dipilih tempat baru, yang lebih baik dan jauh dari abrasi,” katanya kepada Metro Merauke, Selasa (30/01).

Menurutnya, selain jembatan Ndalir yang butuh perhatian, infrastruktur jalan sepanjang Bokem, Nasem hingga Ndalir, juga perlu dibenahi. Kini jalan penghubung antara kampung itu, kondisinya semakin parah, terlebih saat musim hujan.

Katanya, sudah seharusnya pemerintah memperhatikan kondisi jalan distrik, karena fungsinya sangat vital. Masyarakat berharap, pemerintah segera mengambil langkah perbaikan.

“Kerusakan jalan utama penghubung distrik, tidak hanya diakibatkan faktor hujan, juga karena penggalian pasir yang tidak terkendali. Kondisi itu, sangat menghambat berbagai aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Akibat jalan rusak lanjut dia, arus transportasi ke kampung terganggu, dan kelancaran perekonomian masyarakat terhambat. (Nuryani/Arjuna)

Tinggalkan Balasan