Didemo, Pansus DPRP Diingatkan Tak Hambat Tahapan Pilgub

Metro Merauke – Ratusan orang dari Solidaritas Peduli Pilgub Papua (SP3) menggelar demo damai di halaman kantor DPR Papua (DPRP), Kamis (08/02), mendesak agar keberadaan panitia khusus pemilihan gubernur (pansus pilgub) DPRP, tidak menghambat tahapan pilgub yang kini dilakukan KPU.

Koodinator aksi, Izack Giyai mengatakan, beberapa poin menjadi tuntutan pihaknya, di antaranya mendesak KPU melanjutkan jadwal tahapan pilgub Papua, dan tidak menjadikan pansus pilgub DPR Papua sebagai alasan menghentikan tahapan.

“Kami akan mengawal dan mendukung penuh agenda nasional, serta tahapan pilgub Papua, yang telah disusun sesuai jadwal KPU Papua,” kata Izack ketika membacakan pernyataan sikap SP3.

Menurutnya, SP3 meminta KPU Papua segera menyerahkan berkas bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua kepada Majelis Rakyat Papua (MRP), untuk verifikasi keaslian orang asli Papua.

Katanya, jika KPU Papua ikut bermain dalam tahapan pilgub Papua, SP3 akan mengadu ke KPU RI, Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

“Kami akan terus mengawal proses ini hingga jadwal penetapan pasangan bakal calon, 12 Februari 2018. Jika hasilnya belum diumumkan, kami akan menduduki kantor KPU Papua dengan massa yang lebih besar hingga ada keputusan tetap,” ujarnya.

Ketua pansus pilgub DPR Papua, Thomas Sondegau di hadapan demonstran mengatakan, tidak ada unsur politik terkait pembentukan pansus pilgub DPR Papua.

Pembentukan pansus ini merupakan kewenangan DPR Papua, karena mengacu pada UU Otonomi Khusus (Otsus) Papua.Pansus pilgub dan DPRP tidak mempunyai kewenangan menjegal bakal calon tertentu.

“Kedua bakal pasangan calon yang akan mengikuti pilgub ini merupakan anak-anak asli Papua,” kata Thomas.

Menurutnya, pansus tidak melangkahi kewenangan KPU, namun meminta KPU menghargai keberadaan UU Otsus Papua. Pihaknya juga menjamin tak akan ada penundaan pilgub Papua.

“Kami jamin pilgub Papua tetap dilaksanakan sesuai jadwal nasional, 27 Juni 2018,” ucapnya.

Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize mengatakan, pihaknya sudah mendengar aspirasi pendemo dan akan meneruskan kepada ketua parlemen setempat.

KPU Minta Jangan Ada yang Menganggu Tahapan Pilgub

Ketua KPU Papua, Adam Arisoi meminta meminta publik tak mengganggu tahapan pilgub Papua, termasuk tahapan penetapan bakal pasangan calon gubernur-wakil gubernur Papua menjadi pasangan calon, 12 Februari 2018.

“Kami sudah bangun komunikasi tahapan dan kinerja tanggung jawab KPU, jadi DPR jangan ganggu karena semua proses sudah kita lewati,” kata Adam Arisoi kepada wartawan usai seminar pendidikan politik di autodirium Uncen, Kamis (08/02).

Pernyataan Adam ini menangapi sikap Majelis Rakyat  Papua (MRP) yang minta KPU mengundur tahapan dan menahan berkas pasangan calon.

“Kami tetap akan umumkam, 12 Februari 2018 untuk penetapan pasangan cagub dan cawagub,” ujarnya.

Katanya, berkas verifikasi keaslian bakal pasangan calon masih berada di MRP, dan sudah melewati jadwal tahapan. KPU berharap, dua hingg tiga hari ke depan, MRP dapat mengambil sikap, karena 12 Februari merupakan hari terakhir penetapan pasangan calon. (*)

Sumber: tabloidjubi.com

Tinggalkan Balasan