Jadwal Penetapan Paslon Cagub Papua Diundur

Metro Merauke – Penetapan pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Papua akan diundur dari jadwal yang sudah ditetapkan KPU Papua, 12 Februari 2018.

Dilansir dari laman tabloidjubi.com, kemungkinan diundurnya jadwal penetapan itu muncul setelah pertemuan panitia khusus pemilihan gubernur (pansus pilgub) DPR Papua (DPRP), KPU Papua, Bawaslu Papua, Polda Papua, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) di ruang rapat DPR Papua, Jumat (09/02/2018) sore.

“Kami sampaikan hasil konsultasi dengan KPU RI. Kami laksanakan surat KPU RI nomor 124. Kami sampaikan kepada DPRP bahwa batas waktu penetapan, 12 Februari 2018 dan dalam poin itu, kami akan lakukan perubahan pada jadwal nanti. Tapi pencoblosan, 27 Juni 2018 tidak molor, itu pasti,” kata Adam usai pertemuan.

Menurutnya, masih ada waktu tiga hari ke depan sebelum penetapan, untuk melihat kembali perubahan jadwal. “Tapi hasil pertemuan aman, hal seperti ini dengan DPRP, itu biasa,” ujarnya.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, KPU Papua akan memberikan ruang kepada pansus DPRP dan MRP untuk melaksanakan apa yang menjadi kewenangan kedua lembaga itu.

“KPU tidak menyampaikan langsung dalam pertemuan ini, mereka akan menyampaikan secara tertulis kepada DPRP bahwa kami berikan ruang. Itu sudah menjadi etika dalam lembaga,” ucap Wonda.

Katanya, ini bukan masalah DPRP atau MRP akan menggagalkan kandidat tertentu, namun karena perintah UU Otsus Papua, aturan dalam tahapan ini harus disandingkan, supaya tidak ada proses hukum kemudian hari.

“Kalau KPU tetapkan 12 Februari 2018, pasti akan cacat hukum, karena tanpa persetujuan MRP terkait keaslian orang Papua. Tidak boleh ada celah itu, supaya tidak ada proses saling gugat,” katanya.

DPR Papua lanjut Wonda, hanya ingin pelaksanaan pilgub Papua mendapat legitimasi dan sesuai aturan hukum, supaya tidak ada polemik nantinya. (*)

Sumber: tabloidjubi.com

Penulis: Arjuna Pademme

Tinggalkan Balasan