Merauke Rayakan HUT ke 116

Ditandai Dengan Peresmian Kantor Bupati Merauke

JAYAPURA (PT) – Siapa yang tidak menduga bahwa kini Pemerintah Kabupaten Merauke sudah berusia 116 tahun.

Ya, tentu dengan usia ke 116 itu, Pemkab Merauke terus berupaya menata birokrasi pemerintahannya dengan baik dan termasuk pelayanan kepada masyarakat.

Perayaan HUT ke 116 Kabupaten Merauke itu ditandai dengan peresmian Kantor Bupati Merauke yang disaksikan oleh Sekda Provinsi Papua, TEA. Heri Dosinaen, S.IP, M.KP mewakili Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.IP, MH.

Sekda Heri Dosinaen mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua memberikan apresiasi atas semua kerja keras yang dilakukan oleh Pemkab Merauke dalam membangun infrastuktur pemerintahan saat ini dengan baik.

“Kita harapkan Pemkab Merauke terus menata daerahnya dengan baik. Hal ini penting dalam upaya membangun infrastuktur dan juga rakyatnya yang tentu tujuannya akhirnya untuk melayani masyarakat di Merauke dengan baik kedepannya,”ungkap Sekda usai mengikuti acara peresmian Kantor Bupati Merauke dan perayaan HUT Kabupaten merauke yang ke 116, Senin(12/2/2018).

Sementara itu, terkait dengan bangunnya gedung baru Kantor Bupati Merauke merupakan suatu hal yang positif, dan ini menunjukkan suatu perjalanan pemerintahan yang tidak terhenti, terstruktur dengan baik.

Sekda berharap agar Kantor Bupati yang baru ini dapat melaksanakan semua tugas pemerintahan.

Pasalnya, kantor ini merupakan sumber inspirasi, perencaanaan, kepengurusan yang tentunya bermuara kepada rakyat di Merauke dalam peningkatan pelayanannnya.

“Untuk itu saya minta agar Bupati dan Wakil Bupati lakukan konsolidasi, koordinasi dengan baik secara vertikal, horizontal maupun diagonal dengan semua pihak, agar semua aspek pemerintahan dapat berjalan baik,” tegas Sekda.

Menurut Sekda, saat ini Gubernur dan Wakil Gubernur dengan berbagai kebijakan telah memberikan berbagai kebijakan dan kepercayaan kepada Bupati dan Wali Kota untuk mengatur dan mengurus kabupaten dan kotanya.

Dimana kebijakan itu juga di barengi dengan kebijakan fiscal yang sangat siginifikan.

Terutama kebijakkan untuk mengangkat dan menyelamatkan orang asli Papua.

Sekda juga meminta agar Kabupaten Merauke harus bebas dari peredaran Miras didaerahnnya.

Hal ini penting demi menyelamatkan masyarakatnya. Namun jika ada yang melanggarnya maka mereka itu turut membunuh orang di Tanah Papua ini.

Selain itu, Pemkab Merauke harus menata daerahnya ini, dengan melakukan kordinasi dengan kabupaten lainnya.

“Mudah-mudahan kedepan apa yang diidamkan atau diharapkan menjadikan Provinsi di Papua selatan bisa terpenuhi,” ucapnya.

“Kami mengharapkan agar Bupati dan semua jajaran untuk melihat dan mengayomi melindungi masyarakatnya dengan baik. Merauke dengan heterbinitas yang begitu besar, semua suku ada di daerah ini. Maka kami yakin bahwa pemerintah bisa mangayomi semua ini dalam satu kesatuan yang utuh untuk membangun Merauke,” pungkasnya. (ist/rm)

Tinggalkan Balasan