Galang Dana untuk Pemulihan KLB Asmat, IJTI Papua gandeng kitabisa.com

Caption : Donasi yang diberikan warga lewat situs web Kitabisa.com

tvpapua.com, Jayapura, 13/02

Sebagai Bentuk Kepedulian Terhadap bencana KLB, Pengurus Daerah Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) wilayah Papua menggandeng kitabisa.com untuk mengumpulkan donasi guna pemulihan bencana kemanusiaan KLB Campak dan Gizi Buruk di Asmat Papua.

Ketua IJTI Papua, Meirto Tangkepayung mengatakan bila aksi pengumpulan dana untuk Asmat ini bisa berjalan atas bantuan seorang Comedian yang juga adalah artis layar lebar di Indonesia, Arie Keriting lewat kitabisa.com

Sejak rekening peduli asmat kitabisa.com “ kita untuk anak dan ibu suku asmat” di buka oleh Arie keriting pada awal bulan Januari lalu, hingga hari ini (11/02/2018) jumlah donasi yang masuk sudah mencapai angka Rp. 201.552.175

“Hari ini kami dari IJTI Papua akan terbang ke timika, dan lanjut ke asmat, Donasi yang sudah terkumpul akan kami salurkan langsung ke Asmat, agar tepat sasaran kami akan berikan dalam bentuk barang yaitu tangki penampungan air hujan,” ujar Meirto kepada media di bandara sentani jayapura, minggu (11/02).

Seperti di ketahui bahwa satu-satu nya sumber air bersih di kabupaten asmat adalah air hujan, maka atas persetujuan dari kitabisa.com sebagai wadah pengumpulan donasi, dana yang sudah terkumpul kita sepakati untuk membeli tangki air untuk keperluan air bersih warga.

“Selama ini warga di Asmat sering menggunakan air kali untuk keperluan makan, minum, cuci dan mandi, pola hidup tersebut kurang sehat dan bisa menyebabkan sakit penyakit, dengan tengki penampungan air ini kami berharap warga bisa gunakan air hujan untuk keperluan makan dan minum,” kata Nugie.

Nugie menambahkan Tim peduli Asmat dari IJTI Papua berjumlah tiga orang yang akan terbang ke Asmat untuk salurkan bantuan dan akan berada di Asmat selama tujuh hari.

“Rencana nya kami bertiga akan berada di Asmat selama satu minggu, kami melakukan survey di beberapa kampung untuk mendata rumah warga yang belum memiliki tandon penampungan air hujan, setelah terdata kami akan salurkan tandon tersebut lewat kepala kampung,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris IJTI Papua, Riyanto Nay Menambahkan aksi peduli ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas dimana tujuannya untuk membantu warga Asmat.

“Kejadian ini bukan saja menjadi beban masyarakat Asmat namun ini menjadi perhatian kita semua termasuk kami yang berprofesi sebagai Jurnalis, semoga dengan adanya bantuan donasi ini dapat membantu warga di Asmat,” katanya. [M.D]

Tinggalkan Balasan