DPRD Tolikara sahkan RPJMD 2017-2022 dan RPJPD 2013-2032

Ketua DPRD Ikiles Kogoya, didampingi Wakil Bupati Dinus Wanimbo dan Wakil Ketua II DPRD bersama sejumlah pimpinan OPD Tolikara foto bersama usai sidang penutupan di Karubaga, Kamis 23 Maret 2018 – (Diskominfo Tolikara)

Tolikara, BT – Ketua DPRD Tolikara Ikiles Kogoya didampingi Wakil Ketua II Yotam Robert Wenda dan Wakil Bupati Tolikara Dinus Wanimbo menutup sidang rapat Paripurna I masa persidangan I DPRD Tolikara.

Rapat Paripuna dihadiri 25 anggota DPRD, sedangkan 4 Anggota tidak hadir karena kesibukan pekerjaan dan satu anggota berhalangan tetap (meninggal Dunia).

Sidang Rapat – rapat Paripurna dibuka sejak 22 maret 2018 itu ditutup 23 Maret 2018 di Karubaga.

Sidang dibuka dengan agenda pembahasan Rancangan  Peraturan Daerah Kabupaten Tolikara tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) tahun 2018-2022, Rancangan  Peraturan Daerah Kabupaten Tolikara tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang  Daerah (RPJPD) tahun 2013-2032, serta Raperda non APBD lainnya.

Tujuh Raperda non APBD Tolikara yang disahkan DPRD Tolikara dalam sidang paripurna itu adalah pertama Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tolikara tahun 2018 – 2022.

Kedua Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tolikara tahun 2013 – 2032.

Ketiga Raperda tentang pajak pengambilan dan pengelolahan bahan galian C. Keempat Raperda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kelima Raperda tentang pedoman tehnis pengelolaan barang milik daerah. Keenam Raperda tentang pembentukan lembaga Penyiaran Publik Radio Suara Kasih Toli FM Pemerintah Daerah (RPD) . Ketujuh Raperda tentang pembentukan organisasi perangkat daerah Kabupaten Tolikara.

Ketua DPRD Tolikara Ikiles Kogoya dalam sambutan pembukaannya mengatakan mengingat fungsi, tugas, wewenang hak dan kewajiban dewan perwakilan rakyat daerah, yaitu melakukan tugas legislasi, penganggaran dan pengawasan.

“Dari tiga amanat tersebut, tugas legislasi atau pembentukan peraturan daerah bersama pemerintah daerah amat strategis,” katanya.

Kogoya menjelaskan dokumen RPJMD ini merupakan komitmen Bupati Usman G. Wanimbo dan Wakil Bupati  Dinus Wanimbo lima tahun ke depan untuk mewujudkan janji politik yang dituangkan dalam visi dan misi yaitu “Terwujudnya Tolikara yang Maju, Unggul, dan Mandiri.”

Menurutnya sidang dewan ini merupakan mekanisme paripurna dewan dalam rangka mengambil keputusan, karena itu berdasarkan penilaian dewan terhadap semua tahapan yang dilakukan oleh eksekutif, legislatif dan pihak terkait lainnya.

“ini merupakan hasil kerja keras bersama. Karenanya kerjasama yang baik ini, merupakan momen alih pengetahuan dan tehnologi, begitupula isi draf dokumen RPJMD, RPJPD dan raperda lainnya yang disiapkan oleh tim, tentu memberikan kualitas yang tidak diragukan,” kata Kogoya.

“Saya mengharapkan kepada pihak yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Tolikara dan DPRD Kabupaten Tolikara, marilah kita tingkatkan kerjasama seperti ini waktu-waktu yang akan datang untuk kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Tolikara yang kita cintai  bersama,” kata Ketua DPRD Ikiles Kogoya.

Ketua DPRD Tolikara atas nama pimpinan dan segenap anggota DPRD Tolikara mengapresiasi dan memberi penghargaan yang tinggi kepada Bupati Usman G. Wanimbo dan Wakil Bupati Dinus Wanimbo bersama seluruh jajaran dan pemangku kepentingan lainnya atas dukungan yang positif terhadap materi sidang paripurna tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan