Pemprov Akui Banyak Masyarakat Kesulitan Jadi Peserta JKN

Elia Loupatty

JAYAPURA- Pemerintah Provinsi Papua mengakui jika masyarakat di sejumlah Kabupaten di Papua kesulitan menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat  Papua, Elia Loupatty mengatakan,  masyarakat di sejumlah kabupaten seperti Kabupaten Nabire, Paniai, dan Mamberamo Tengah menolak secara tegas perekaman e-KTP dengan alasan bertentangan dengan ajaran agama Kristen.

Dimana dalam e-KTP tersebut terdapat simbol 666 yang diyakini sebagai simbol anti Kristus. Hal ini pula yang kemudian membuat penerapan program JKN di daerah tersebut tidak berjalan maksimal.

“Masyarakat takut urus e-KTP, makanya banyak yang belum jadi peserta JKN, padahal KTP elektronik menjadi penting sebab untuk menjadi peserta JKN harus terdaftar sebagai penduduk yang mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK),”ungkap Loupatty

selengkapnya baca di Harian Cenderawasih Pos Edisi 2/4 .(ans/ary)

Tinggalkan Balasan