Gubernur Mandacan: Pemkab dan Provinsi Harus Ada Koordinasi Kerja

MAYBRAT, SUARAPAPUA.com — Gubernur Papua Barat, Drs.Dominggus Mandacan mengatakan, Pemerintah Provinsi dan kabupaten se-Papua Barat agar ada koordinasi kerja terkait kegiatan yang dikerjakan provinsi dan kabupaten. Termasuk kegiatan yang dananya bersumber dari APBN.

“Kalau tidak dikordinasik dengan baik maka program jalan, jembatan dan lainnya hanya bertumpuk disatu tempat tertentu saja termasuk orangnya. Sebab dengan cara kita saling kordinasi maka infrastruktur dasar masyarakat menjadi patokan dalam mengurangi angka kemiskinan yang ada didaerah ini,” ujar Gubernur Mandacan kepada suarapapua.com saat usai ibadah Paskah pekan lalu.

Ia juga menyarankan supaya setiap pemimpin di daerah sesering mungkin hadir menyapa dan duduk bersama rakyat guna mendapat masukan terkait masalah pembangunan disetiap daerah.

“Saya lebih tahu dari staf saya dikantor maka saya lebih dahulu turun. Berkaitan dengan noken adat yang dikasih tokoh masyarakat itu akan menjadi bahan kami, sehingga nantinya ada staf yang komentar terkait jalan ini tetapi saya sudah tahu. Sehingga setiap kabupaten terutama daerah-daerah terpencil di Papua Barat harus saya tiba dan lebih dekat tahu. Kalau di kantor banyak staf yang memiliki gelar S1, S2 maupun S3 bisa mengatur kantor disana. Maka saya sampikan kepada masyarakat bahwa kalau ada undangan kepada gubernur Papua Barat selagi ada waktu pasti saya datangi,” tuturnya.

Selain itu ia meminta supaya seluruh masyarakat Papua Barat untuk jaga bersama lingkungan, karena Provinsi Papua Barat termasuk dalam provinsi Konservasi. Oleh sebab itu, diharapkan untuk jaga hutan, air sungai dan potensi lainnya secara bersama.

“Terutama untuk anak cucu di waktu-waktu yang akan datang. Mana yang kita jadikan sebagai lahan berkebun dan mana yang perlu dilindungi, dijaga dan dilestarikan bersama untuk memberi manfaat bagi kehidupan manusia di negeri ini.”
Kedepan katanya, pihaknya akan membangun Balai Pendidikan dan Latihan (Diklat) untuk mempersiapkan anak-anak muda Papua Barat, agar perusahaan-perusahaan yang ada bisa memperkerjakan tenaga yang akan disiapkan.

Selain itu, pihaknya akan mengupayakan membangun infrastruktur jalan dan jembatan, untuk menjawab kebutuhan kita tentang akses transportasi masuk keluar pasar hasil bumi masyarakat. Termasuk proses pelayanan pendidikan, kesehatan dan perkembangan ekonomi daerah.

Tokoh masyarakat Aifat Timur, Valentinus Sedik mengatakan, aspirasi masyarakat Aifat Timur kepada Gubernur Papua Barat adalah bagaimana memperhatikan jalan dan jembatan yang rusak dari wilayah Aifat Timur ke Bintuni.

“Ini jalan poros Nasional dari aspirasi yang kami sampaikan ke gubernur agar memperhatikan jalan yang rusak. Tadi gubernur datang ke Aifat Timur sudah melihat dan merasakan sendiri bagaimana medan dan kondisi jalannya. Jadi bisa diperhatikan,” tutur Sedik.


Pewarta : Engel Semunya
Editor: Elisa Sekenyap

Tinggalkan Balasan