Untuk Peralatan PON XX Papua, PB PON Rencana Pake Bekas Asian Games dan Sewa Eks PON Jabar

Yusuf Yambeyabdi, Sekretaris Umum PB PON XX Tahun 2020 Provinsi Papua. (Foto : Faizal / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA— Alih – alih berpikir pengadaan sejumlah peralatan pertandingan olahraga guna pengembangan semua cabang olahraga ke depan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, agar usai PON para atlit di Papua mendapatkan peralatan yang memadai untuk mencetak prestasi, Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Tahun 2020 Provinsi Papua justru berencana untuk menggunakan sejumlah peralatan bekas Asian Games 2018 dan sebagian lainnya akan menyewa peralatan eks PON XIX Tahun 2016 di Jawa Barat.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah strategis untuk meminimalisir biaya pengadaan peralatan baru jelang helatan nasional Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.

“kita sudah ambil beberapa langkah strategis untuk bagaimana menyiapkan infrastruktur PON Papua, kami berharap berjalan lancar dan di 2019 semua venue telah siap digunakan, apa lagi nantinya peralatan dari Asian Games juga dapat digunakan pada PON 2020”, kata Yusuf Yambeyabdi, Sekretaris Umum PB PON XX Tahun 2020 Provinsi Papua dalam sambutannya ketika Launching Sekretariat PB PON XX Tahun 2020 Kota Jayapura belum lama ini.

Disebutkan juga bahwa langkah lainnya yang dilakukan pemerintah untuk mengoptimalisasi pelaksanaan PON Papua adalah dengan adanya kesempatan MoU bersama Jawa Barat agar dapat meyewakan peralatan pada PON XIX 2016 lalu ke PB PON Papua.

Menurutnya guna mempersiapkan sejumlah venue, Pemerintah pusat telah mengucurkan dana sebesar Rp 1,6 Triliun yang diperuntukkan untuk membangun 5 venue tambahan.

Diketahui PON Papua terbagi menjadi 5 klaster, yakni Jayapura terdiri dari Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Biak Numfor, Jayawijaya, Mimika dan Merauke.

Kota Jayapura sendiri disebutkannya merupakan klaster penentu dikarenakan hampir sebagian besar Cabor PON 2020 akan dipertandingkan di Kota Jayapura.

“Tak kalah penting juga kita perhatikan bersama-sama kesiapan sumber daya pendukung yang juga menyukseskan PON 2020,” ujarnya.

Pihaknya juga telah melakukan rapat bersama KONI pusat untuk mengubah regulasi pelaksanaan PON.

Dalam rapat itu, pihaknya meminta agar pelaksanaan pertandingan dimulai 2 minggu sebelum pembukaan PON yang sebelumnya dilakukan 6 hari sebelum pembukaan PON.

“Sudah disetujui oleh KONI Pusat. Dengan begitu pertandingan akan kita lakukan dari 7 September karena rencana buka pada 20 September 2020,”  jelas Yusuf.

Di Kota Jayapura sendiri dibutuhkan 3.500 tempat tidur atau sama dengan 1.800 kamar jika satu kamar terdiri dari 2 orang. (***)

Reporter         : Faizal Narwawan
Editor             : Walhamri Wahid

The post Untuk Peralatan PON XX Papua, PB PON Rencana Pake Bekas Asian Games dan Sewa Eks PON Jabar appeared first on .

Tinggalkan Balasan