Ini Pesan Mendagri Untuk Soedarmo Sebagai Penjabat Gubernur Papua

Mendagri, Tjahjo Kumolo saat melantik Soedarmo sebagai Penjabat Gubernur Papua yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat sementara (Pjs) sejak Maret 2018 lalu. (Foto : Titie/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia, Tjahjo Kumolo, Selasa (10/4/2018) siang melantik Direktur Jendral Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polmum), Mayjen TNI (Purn) Soedarmo menjadi Penjabat Gubernur Papua.

Pelantikan berlangsung di Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Papua tersebut, dilakukan pasca berakhirnya masa jabatan Lukas Enembe – Klemen Tinal sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua masa bhakti 2013-2018, pada 9 April 2018 lalu.

Sebelumnya, Soedarmo sejak akhir Maret lalu sudah menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Papua, lantaran pasangan Lukas Enembe- Klemen Tinal (LUKMEN) harus cuti kampanye karena maju sebagai pasangan petahana pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2018.

Mendagri, Tjahyo Kumolo mengatakan tugas yang diemban oleh Penjabat Gubernur Papua cukup singkat dengan banyak beban kerja yang harus di sukseskan. Beban kerja itu, yakni menjaga martabat secara demokratis suksesnya Pilkada serentak tahun 2018 di Papua, baik Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dan juga Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di tujuh Kabupaten di Papua.

“Ini salah satu tugas utama yang harus tuntas dan sukses,” kata Tjahyo Kumulo

Mendagri berpesan agar penjabat Gubernur Papua untuk lebih proaktif dalam mensosialisasikan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Pilkada tujuh kabupaten di Papua, serta  menggunakan hak pilihnya untuk memilih caloh kepala daerah yang tepat, dan mampu membawa Papua ke depan semakin sejahtera dan juga bisa mempercepat pemerataan  pembangunan.

Mendagri optimis bahwa Penjabat Gubernur Papua, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo bisa melaksanakan amanah ini, karena sudah punya pengalaman menjabat sebagai Penjabat Gubernur Aceh yang mampu membangun suasana Pilkada terbesar pada tahun 2015 lalu, dengan lancar, aman dan sukses.

Pada kesempatan itu Mendagri kembali mengingatkan, Pemerintah Daerah tak hanya terbatas pada pejabat daerah seperti Gubernur, Sekda, SKPD, Bupati/Walikota, sampe ke aparat kampung, tetapi di dalamnya juga ada unsur kepolisian, TNI, BIN, Kejaksaan, MRP, DPRP serta juga ada tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat dan perguruan tinggi.

“Nah semua unsur sehingga sebagai Penjabat Gubernur Papua, harus selalu menjalin sinergi, komunikasi dan koordinasi, karena kunci sukses pembangunan adalah masalah stabilitas daerah dan ini yang perlu dijaga dengan baik,” wejang Mendagri menambahkan bahwa Kapolda Papua, Pangdam XVII/Cenderawasih, Gubernur Papua, tidak bisa bekerja tanpa dibantu oleh tokoh agama, adat dan tokoh masyarakat yang ada di Papua.

“Yang memegang penuh kendali kemanan pada Pilkada 2018 di Papua ada Kapolda Papua dan tentu dibackup penuh oleh Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), dalam upaya menjaga stabilitas jalannya Pilkada Papua”, kata Tjahjo Kumolo

Ia juga berharap Penjabat Gubernur Papua bisa menjalankan roda pemerintahan di Papua, melanjutkan program-program yang telah dicapai selama lima tahun, membuat inovasi-inovasi, mengajak kabupaten/kota di Papua untuk bersinergi guna mempercepat pembangunan infrastruktur ekonomi dan infrastruktur sosial di Papua. (***)

Reporter              : Titie
Editor                    : Walhamri Wahid

The post Ini Pesan Mendagri Untuk Soedarmo Sebagai Penjabat Gubernur Papua appeared first on .

Tinggalkan Balasan