Internet Gangguan, Lelang di ULP Papua Tertunda, Telkom Janji Beri Kompensasi ke Pelanggan

Ismu Widodo, GM Sales Telkomsel Region Maluku dan Papua (kiri), Sonny Rymfaker, Kepala Biro ULP Papua (kanan). (Foto : Titie, reoro AntaraNews / Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, JAYAPURA– Berbagai pihak mengaku sangat merugi akibat kerusakan jaringan internet di Jayapura, Sentani dan Sarmi sejak 6 April silam.

Kerusakan jaringan data internet baik dari selular Telkomsel maupun IndiHome Telkom berdampak sangat siginifikan bagi pelaku bisnis, perkantoran hingga pada aktifitas pemerintahan di Jayapura dan sekitarnya.

Kepala Biro ULP Papua, Sonny Rumfaker mengaku ada empat paket pekerjaan yang terancam tertunda, lantaran kerusakan jaringan internet sejak 6 April lalu.

Saat ini, kata Sonny, LPSE sedang proses lelang empat paket pekerjaan Dispora dan sudah masuk dalam tahapan evaluasi harga, nah dengan kerusakan jaringan ini sangat mengganggu proses itu.

“Sekarang tahapannya sudah masuk dalam evaluasi harga, nah jika dari BUMN sedang mengupload dan ULP tidak bisa merespon karena ketiadaan jaringan, otomatis ini kan sangat berdampak pada proses tender, karna ini ada time limitnya,” kata Sonny kepada lingkarpapua.com, Senin (9/4/2018)

Lanjutnya, jaringan internet menjadi napas untuk semua, mau e-Gov dari e-Planning, dan jika internet terganggu maka tentu harus dilakukan penundaan sambil menunggu perbaikan jaringan dari Telkom. Kendati demikan dari ULP sendiri sudah menyurati Telkom dengan menawarkan beberapa solusi

“Nah kita lagi koordinasi dengan Telkom untuk memberikan jalur khusus untuk LPSE yakni Astinet, kalau tidak ya harus mengambil alternatif lain seperti lokasi jaringan internet terdekat seperti di Biak atau Sorong dan jika jaringannya tidak memadai maka kemungkinan besar kita ke KPLP Jakarta,” katanya

Terlepas dari pekerjaan pemerintahan, pelaku bisnis juga mengalami kerugian yang cukup signifikan lantaran erornya jaringan internet di Jayapura.

“Rugilah mbak, pendapatan sehari kurang 50 persen dari biasanya,” kata Mario, salah seprang pemilik travel.

Selain itu, keluhan juga datang dari pelanggan Kartu Halo dan Indihome, yang mempertanyakan apakah ada kompensasi dari pihak penyedia jasa atas dampak ketiadaan jaringan internet rumah dan leletnya jaringan data selular di Jayapura.

“Harus ada kompensasi karena kita ini pengguna, trus kita harus bayar yang tidak kita gunakan kah?,” ketus Eva seorang IRT

Terkait dengan keluhan-keluhan tersebut, Telkom dan juga Telkomsel akan memberikan kompensasi terhadap kerugian yang dialami pelanggan.

Diwawancarai terpisah, GM PT Telkom Papua, Lonely Baringin, MS mengatakan untuk pelanggan Indihome, Telkom akan memberikan adjusment billing dengan menghitung secara digital pemakaian layanan, dan itu akan terdata otomatis.

“Jadi Telkom ini menganut paham pro rata, jadi seberapa lama menggunakan dibagi 30 atau 31, selanjutnya layanan yang tidak digunakan akan di potong, demikian juga layanan lainnya jika tidak digunakan ya potong,” jelasnya kepada wartawan di kantor Telkom, Deplat, Senin (9/8/2018)

Ia mengatakan, Telkom mohon maaf kepada pemerintah, masyarakat, lembaga sosial atas kejadian di ruas Sarmi-Biak maupun Kaimana-Timika atas putusnya  FO, saya berharap pengertiannya. Kejadian ini murni diluar kendali, bukan karna unsur kesengajaan dari kami selaku penyelenggara jasa Telekominikasi, Telkom selalu memprioritaskan upaya perbaikan yang terbaik dan cepat untik memulihkan layanan Telekomunikasi di Tanah Papua

Sementara General Manager Sales Telkomsel Region Maluku dan Papua Ismu Widodo, mengaku sudah menyiapkan kompensasi terhadap pelanggan yang terdampak kerusakan jaringan data selular akibat putusnya kabel FO Telkom.

“Telkomsel akan memberikan bonus data tambahan bagi pelanggan pra bayar dan kompensasi saat penagihan bulan berikutnya kepada pelanggan pasca bayar,” kata Ismu kepada lingkarpapua.com via selularnya, kemarin.

Kata Ismu, Telkomsel berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi 600 ribu pelanggan Telkomsel di wilayah Jayapura, Sentani dan Sarmi, dengan mulai meningkatkan kapasitas jaringan cadangan dengan menggunakan satelit.

“Saat ini untuk layanan voice dan sms sudah bisa digunakan, hanya saja untuk data memang masih sangat terbatas, kami mohon maaf atas kejadian ini dan kami secara bertahap melakukan perbaikan dan peningkatan jaringan khususnya data,” kata Ismu meminta dukungan masyarakat Jayapura. (***)

Reporter              : Titie
Editor                   : Walhamri Wahid

The post Internet Gangguan, Lelang di ULP Papua Tertunda, Telkom Janji Beri Kompensasi ke Pelanggan appeared first on .

Tinggalkan Balasan