Blusukan di Pasar Wamanggu Merauke, LUKMEN Sanggupi Kerinduan Mama – Mama Papua Punya Pasar Sendiri

Cagub Papua nomor urut 1, Lukas Enembe saat berdialog dengan mama – mama pedagang asli Papua di Pasar Wamanggu Merauke, dimana Lukas Enembe berjanji akan membangunkan pasar khusus bagi pedagang asli Papua bila dirinya terpilih kelak jadi Gubernur Papua untuk periode kedua. (Foto : dok. Timses LUKMEN/ Lingkar Papua)

LINGKARPAPUA.COM, MERAUKE— Memulai kampanye putaran kedua, pasangan Calon Gubernur – Wakil Gubernur nomor urut 1, Lukas Enembe – Klemen Tinal (LUKMEN) memulai safari politiknya dari wilayah selatan Papua, di Bumi Animha, Merauke yang akrab disebut sebagai Kota Rusa di Papua.

“saya datang hari ini ingin dengar mama – mama dan sodara sekalian punya aspirasi apa untuk lima tahun ke depan, kalau Tuhan berkenan, kami berdua akan mewujudkan apa yang jadi kerinduan mama – mama sekalian, karena saya paham kuatnya ekonomi keluarga Papua itu sumbernya dari mama – mama sekalian sebagai penopangnya”, kata Calon Gubernur, Lukas Enembe berdialog dengan gerombolan mama – mama Papua di Pasar Wamanggu Merauke, Rabu (11/4/2018) yang berebut bersalaman dan berfoto dengan Lukas Enembe, sebagaimana release yang diterima Lingkar Papua dari Tim Kampanye LUKMEN.

Secara serentak beberapa mama – mama pedagang asli Papua menyampaikan bahwa mereka menginginkan adanya Pasar Mama Papua yang khas Papua seperti yang ada di Kota Jayapura, karena mereka merasa selama ini kurang mendapatkan tempat berjualan yang layak di Pasar Wamanggu, karena kalah bersaing dengan pedagang nusantara yang lebih mapan dalam hal modal dan kapasitas.

“Kami pedagang asli seperti menjadi penonton. Kami minta supaya pemerintah tolong bangunkan satu tempat khusus untuk kami, sebab selama ini tidak ada tempat bagi kami untuk berjualan di Pasar Wamanggu. Kami pedagang local hanya menempati pinggir jalan dan emperan bangunan pasar ini” kata mama Yosepha Samkakay, salah satu pedagang asli Papua kepada Lukas Enembe dengan mata berkaca, karena merasa bangga ada seorang Calon Gubernur yang dengan rendah hati mau mendengar langsung apa aspirasinya itu.

“saya mohon doa mama – mama dan sodara semua, bila Tuhan tolong dan ijinkan kami jadi Gubernur untuk periode kedua, saya pastikan akan wujudkan dan jawab mama dorang punya impian itu”, kata Lukas Enembe spontan yang di sambut tepuk tangan gemuruh mama – mama Papua yang hadir dan langsung berebut memeluk Lukas Enembe sembari mengungkapkan suka cita dan terima kasihnya atas jawaban dari Calon Gubernur Lukas Enembe.

Berbagai persoalan dikeluhkan oleh mama – mama pedagang asli Papua yang ada di Merauke, termasuk soal minimnya perhatian dari Pemkab Merauke kepada para pedagang mama Papua selama ini.

“Selama ini, kami lihat Pace Lukas hanya di TV atau koran saja, sekarang anak ko datang dan menyapa kami secara langsung, kami yakin anak ko akan jadi Gubernur lagi, dan kami berharap anak bisa jawab kerinduan kami tadi, soal pasar khusus untuk kami, kalau anak jadi Gubernur lagi, tolong ingat dan lihat kami disini”, celetuk seorang ibu sambil menjabat tangan Lukas Enembe yang selalu di damping istri setianya, Yulce Enembe.

Satu persatu Lukas Enembe dan istrinya menyapa para pedagang di pasar itu, dan setiap ada mama Papua yang berjualan, keduanya menyempatkan diri untuk berdialog sejenak dan mendengar keluh kesah mereka.

Selain soal pasar khusus mama Papua, para pedagang asli Papua juga berharap Pemerintah Provinsi bisa mengeluarkan regulasi yang memproteksi para pedagang asli Papua dan komoditi yang khusus hanya bisa di jual oleh mereka saja, dan harus ada pembatasan buat pedagang nusantara agar tidak ikut – ikutan jual produk yang sama dengan mama – mama Papua.

“kami harap kalau anak ko’ jadi Gubernur coba buat aturan pembatasan, agar hanya kami pedagang Papua saja yang jual komoditi khas dan asli Papua seperti pinang, umbi – umbian, pisang, sagu, biar ada pembeda kami dengan sodara dari pendatang, biarlah mereka berjualan produk non asli Papua, dan komoditi local itu jadi barang jualan kami, biar tidak ada baku rebut dan kami bisa bersaing secara sehat”, keluh seorang ibu lainnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Lukas Enembe menguatkan mama – mama pedagang, bahwa tidak perlu khawatir, soal rejeki, meski banyak pedagang tapi semua manusia sudah ada rejeki masing – masing, namun pemerintah akan tetap memberikan proteksi dan perhatian lebih kepada pedagang asli Papua tentunya, namun semua juga harus proporsional dan seimbang dengan di dasari aturan yang adil bagi semua warga masyarakat yang ada di Papua.

“soal pembatasan penjualaan komoditi asli Papua hanya khusus bagi mama – mama dorang itu di Merauke ini ada pemerintah juga, jadi itu bisa di atur melalui Perda di sini, bila dari Pemda Merauke sudah buat Perda Khusus-nya, tentu saya juga akan mensuport”, kata Lukas Enembe lagi.

Usai bertemu langsung dengan masyarakat dan pedagang di Pasar Wamanggu, Cagub Lukas Enembe bertolak ke Sekertariat Pemenangan LUKMEN Merauke di Jalan Ahmad Yani, dengan agenda melantik Tim Pemenangan dan Relawan LUKMEN di Merauke.

Rangkaian kunjungan Lukas Enembe sebagai calon Gubernur Papua Periode 2018 -2023, sesuai rencana tidak hanya di Bumi AnimHa Merauke, Lukas Enembe juga dijadwalkan ke Kabupaten Asmat, Mappi dan Boven Digoel.

Dan selama di Merauke, selain menyambangi Pasar Wamanggu, Cagub Papua Lukas Enembe juga di agendakan akan melakukan serangkaian kegiatan kampanye di beberapa titik seperti di Wasur, Muli dan sejumlah tempat lainnya, untuk menyapa langsung masyarakat Merauke.

Wakil Ketua Koalisi Papua Bangkit (KPB) Jilid II Kabupaten Merauke, Herman A. Basik Basik, SH kepada media di Merauke mengakui bahwa rangkaian kampanye pasangan LUKMEN, di mulai dengan blusukan di Pasar Wamanggu.

“Kunjungan di pasar ini, Calon Gubernur Lukas Enembe akan melihat secara dekat aktivitas jual beli dan hasil pertanian masyarakat di daerah yang dijuluki laki laki pemberani atau Animha,” katanya dalam release yang diterima lingkarpapua.com, Selasa (9/4/2018) sore.

Selanjutnya Lukas Enembe akan bertahap muka dengan masyarakat di Kelurahan Wasur kampung dan Wasur Dua, bertemu dengan masyarakat di Kampung Samkai, Kelapa Lima dan Kelurahan Muli.

Di hari kedua kampanye, Kamis (12/4/2018), Herman Basik Basik mengatakan, Cagub Lukas Enembe akan melanjutkan kampanye pertemuan terbatas di kawasan Semangga, dan Tanah Miring.

Dalam pertemuan tersebut menurut Ketua Golkar Merauke, Lukas Enembe akan menyampaikan capaian pembangunan selama 5 tahun ini.

“pasti semua rakyat di Papua tahu apa yang telah di buat oleh pasangan LUKMEN selama 5 tahun ini, termasuk rakyat di Bumi Animha,” ujarnya.

Menurutnya,  selama lima tahun bersama wakilnya Klemen Tinal sudah berbuat banyak. Dan perlu kita apresiasi dengan  mempercayakan kembali untuk melanjutkan kembali utk beriode kedua.

Sementara itu, Kordinator  Tim Kampanye KPB Jilid II Kabupaten Merauke, Mathius Liem Gebze, SH, menegaskan Bumi Animha siap menyambut  kedatangan Lukas Enembe.

Menurutnya, Tim Kampanye Kabupaten Merauke sudah menyiapkan segala hal menyangkut kampanye pasangan Calon Gubernur nya selama dua hari di Merauke.

“kami sudah siap untuk menyukseskan kampanye Bapak Lukas Enembe dan Klemen Tinal di Merauke,” ujarnya optimis. (***)

Reporter         : Titie
Editor             : Walhamri Wahid
Sumber           : Release Tim LUKMEN

The post Blusukan di Pasar Wamanggu Merauke, LUKMEN Sanggupi Kerinduan Mama – Mama Papua Punya Pasar Sendiri appeared first on .

Tinggalkan Balasan