Kebun Ganja Siap Panen Ditemukan di Tanah Hitam

Elfira/Cepos

TANAMAN GANJA- Anggota Polres Jayapura kota bersama Polsek Abepura saat mencabut 15 pohon ganja  siap panen di Kebun ukuran 4 kali 5 meter yang ditemukan di Tanah Hitam, BTN Atas, Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, Senin (16/4).

JAYAPURA – Kebun ganja ditemukan di wilayah Kota Jayapura. Di lahan kering ukuran 4 kali 5 meter yang terletak di Tanah Hitam, tepatnya belakang BTN Atas, Kelurahan Awiyo, Distrik Abepura, 15 pohon ganja siap panen dengan tinggi 1 hingga 2 meter  ditemukan warga setempat.

Salah satu warga yang menemukan kebun ganja tersebut yang berhasil dimintai keterangannya mengaku awalnya mengira tanaman tersebut merupakan obat untuk perempuan.

“Saya pikir itu tanaman vanilla, atau obat untuk perempuan. Namun setelah saya petik lalu memberikannya kepada orang tua saya dan mereka menyampaikan jika tanaman tersebut merupakan tanaman ganja,” ucap lelaki yang enggan disebutkan namanya ini.

Sabtu (14/4), pertama kali dirinya menemukan tanaman tersebut, saat itu ia sedang memasang jerat dan tak sengaja menemukan kebun ganja dengan luas sekira 4 kali 5 meter. Usai menemukan tanaman tersebut, lalu memberitahukannya kepada keluargannya.

“Sejak lama saya memasang jerat di sini,  namun baru kali  ini saya menemukan tanaman ganja ini,” ucapnya.

Polisi yang mengetahui temuan kebun ganja tersebut Senin (16/4)  sekitar pukul 16.20 WIT langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sebanyak 30 anggota Gabungan Polres Jayapura Kota yang di back Up Polsek Abepura dan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Jayapura Kota AKP Leonardo Yoga dan Kasat Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota, AKP  M.B.Y. Hanafiah.

Untuk menuju ke kebun Ganja tersebut, aparat dan Wartawan Cenderawasih Pos harus melalui jalan setapak kecil yang hanya dilewati 1 orang serta melewati tanjakan di lereng bukit. Sekitar 40 menit dari lokasi Tempat Pemakaman Umum Kristen Tanah Hitam, Kebun Ganja tersebut berada.

Di sekitar lokasi tempat pohon-pohon ganja tersebit ditemukan, terdapat tanaman-tanaman milik warga seperti tebu, nenas, pohon kelapa dan pohon pisang.

Setelah tiba di TKP dan melakukan pemantauan, selanjutnya aparat mencabut tanaman ganja yang tingginya 1 hingga 2 meter. Pohon ganja batang pohonya hijau, juga daun ganja berwarna hijau segar. Dari tinggi pohon dan kondisi fisik tanaman, bisa dipastikan, tanaman ganja ini siap panen karena sudah mencapai usia panen.

Usai mencabut pohon-pohon ganja tersebut,  anggotapun bergegas meninggalkan lokasi tersebut karena hari telah gelap.

Terkait dengan temuan kebun ganja tersebut, Kasat Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota, AKP  M.B.Y. Hanafiah  mengatakan tindakan yang akan dilakukan pihaknya adalah melakukan penyelidikan dan mencari tahu siapa pemilik dari tanaman ganja tersebut.

“Yang jelas kami akan lakukan penyelidikan, termasuk apakah masih ada tanaman ganja lainnya yang ditanam di sekitar daerah tersebut,” ucapnya.

Dikatakannya, barang bukti tanaman ganja tersebut akan dibawa ke Polres Jayapura Kota untuk diamankan.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Jayapura Kota AKP Leonardo Yoga meminta kepada masyarakat apabila memiliki informasi  atau tanaman ganja segera memberikan informasi kepada pihak Kepolisian.

“Kami harap adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dan pihak Kepolisian untuk mengungkap kasus seperti ini,” pintanya.

 

Bawa Ganja, Seorang Mahasiswa Diamankan

Sehari sebelumnya, Minggu (15/4) sekitar pukul 15.45 WIT, seorang Mahasiswa salah satu universitas di Kota Jayapura berinisial MER (20) tak berkutik saat ditangkap anggota Polsek Pelabuhan Laut Jayapura di pintu pemeriksaan tiket Dermaga baru pelabuhan Laut Jayapura, MER calon penumpang Kapal KM. Gunung Dempo itu diamankan Polisi lantaran ketahuan membawa Narkotika jenis ganja.

Dari kronologis yang diceritakan Kapolsek Pelabuhan Laut Jayapura Iptu Joko Prayogo, MER diamankan berawal dari kecurigaan Polisi. Sehingga itu anggota melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku berupa tas punggung dan ditemukanlah Narkotika jenis ganja.

“Dari interogasi singkat di Polsek KPL Jayapura, pelaku mengaku membeli Narkotika jenis Ganja tersebut dari A seharga Rp 600 ribu. Selanjutnya, barang haram tersebut akan dibawa ke Nabire dengan menggunakan KM Gunung Dempo dan akan dijual di Nabire,” ucap Joko.

Pelaku dan barang bukti kini diamankan ke Polsek KPL Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bawaan maupun pada badan pelaku.“Atas perbuatannya itu pelaku disangkakan pasal 111  ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI no 35  tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tegasnya.

Dikatakannya, dalam kasus ini sebanyak dua orang saksi  anggota Polisi yang sudah dimintai keterangannya. Adapun BB yang diamankan yakni, Narkotika jenis Ganja Kering yang disimpan di dalam tas punggung masing-masing. 11 bungkus plastik bening ukurang sedang, 2 bungkus plastik klip ukuran sedang, 29 bungkus plastik klip ukuran kecil.

Selain itu, Narkotika jenis Ganja Kering yang disimpan di saku celana yang dipakai pelaku sebanyak 2 bungkus plastik klip kecil. Dan 1 buah tas punggung merk D’GROOVE warna ungu hijau. (fia/luc).

 

Tinggalkan Balasan