Pawai Malam Takbiran Idul Fitri Ditiadakan

Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto. 

SAPA (TIMIKA) – Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto menyatakan, pawai takbiran malam Idul Fitri tidak akan dilakukan. Tapi pelaksanaan malam Idul Fitri akan dilakukan secara stasioner di mesjid-mesjid. Hal ini untuk menghindari adanya gesekan massa yang dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kita sepakat, malam takbiran tidak dilakukan dengan pawai takbiran. Tapi dilakukan secara stasioner saja di setiap mesjid yang ada,” kata Kapolres Mimika kepada wartawan di Polres Mimika Selasa (11/6).

Menurut Kapolres, ada informasi dari pihak  intelijen kepolisian akan ada pergerekan kelompok yang  memanfaatkaan situasi yang ada sehingga membuat mosi tidak percaya kepada Pemerintah, TNI, dan Kepolisian.

“Hal ini perlu diantisapasi bersama,” kata Kapolres.  

Pergesekan massa di lapangan Timika Indah, kata Kapolres, juga diupayakan diminimalisir. Dengan adanya pawai yang sifatnya bergerak bisa masuk hal apa saja. Apabila ada pawai berjalan, maka di kuatirkan ada gesekan dengan ormas dan masyarakat yang lain.

“Ini yang perlu kita hindari. Melihat situasi saat ini, maka pawai takbiran yang sifatnya bergerak gampang disusupi oleh pihak lain,” ujar Kapolres.

Terkait hal ini, kata Kapolres, sudah disampaikan kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika. Pihak PHBI sudah menanggapi hal itu secara positif. Rencananya, untuk merealisasikan hal tersebut,  PHBI akan berkirim surat ke Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika.

“PHBI sudah setuju untuk tidak dilakukan pawai takbiran. Dan akan disampaikan kepada Sekda Mimika,” tutur Kapolres.

Dalama pernyataan sikap tersebut, lanjut Kapolres, PHBI sepakat bahwa tahun ini takbiran malam Idul Fitri dilakukan secara stasioner di masjid-masjid. Dan di lapangan Timika dijadikan pusat sholat Id dan melaksanakan acara Mimika bertakbir.

“Pusat sholad id akan dilakukan di lapangan Timika Indah,” ungkap Kapolres (Tomy)

Tinggalkan Balasan