Yoseph Rembe: Kenapa ASN Takut Tugas di Waan?

Metro Merauke – Langkah yang dilakukan Yoseph Rembe, salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke patut diberikan apresiasi. Karena atas inisiatif pribadi, meminta agar ditempatkan di Distrik Waan yang selama ini menjadi bayangan ketakutan ASN secara umum.

“Memang banyak ASN di Kabupaten Merauke takut ketika akan ditempatkan di Distrik Waan. Alasannya karena transportasi susah dijangkau, telekomunikasi sulit serta air bersih juga serta makanan sulit didapatkan,” ungkap Yoseph kepada Metro Merauke Rabu (13/6).

Dikatakan,  saat ASN mengambil sumpah, telah menyatakan siap ditempatkan dimana saja, termasuk di daerah pedalaman yang sulit dijangkau. Namun kenyataan tidak seperti demikian.

“Ketika seorang ASN ditempatkan di Waan, dianggap sebagai tempat pembuangan. Itu adalah anggapan salah. Mestinya sebagai tantangan untuk bagaimana belajar menghadapi berbagai permasalahan mulai dari kampung,” katanya.

Distrik Waan, lanjut Yoseph, adalah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Olehnya, siapa saja (ASN;red) harus siap bertugas kesana.

“Bagi saya sejumlah kesulitan tersebut adalah tantangan. Karena disana kita akan belajar untuk bagaimana  dapat  menyelesaikan dan menyuarakan kepada pemerintah di tingkat kabupaten,” tuturnya.

Yoseph mengaku, pihaknya telah menyampaikan kepada pimpinan di tingkat atas, agar ditempatkan di Distrik Waan. “Jadi, setelah lebaran saya akan menerima SK penempatan disana sekaligus bekerja melayani masyarakat,” ungkap dia. (LKF)

Tinggalkan Balasan